Pasang Loker

Doni Rubiagatra, Seorang Remote Back End Engineer di Kumparan

Berawal dari membangun komunitas dengan teman-teman, Surabaya Python, Doni malah mendapatkan pekerjaan karena rekomendasi dari teman sendiri. Tak hanya itu saja, Doni juga sempat berkeliling ke beberapa negara tetangga karena prestasinya di bidang IT. Saat ini, Doni bekerja sebagai remote back end engineer di kumparan, salah satu perusahaan media di Jakarta. Bagaimana kisah perjalanan karier Doni? Mari simak cerita karier seorang Doni Rubiagatra berikut ini yuk, Jobhuners.

Kapan Doni mulai bekerja sebagai Back End Engineer di kumparan?

Aku mulai bekerja sebagai Back End Engineer pada 3 Maret 2018. Sudah hampir 1 tahun aku bekerja di kumparan.

Mengapa tertarik untuk menekuni bidang ini?

Sebenernya agak panjang kalau berbicara tertarik di dunia engineering, karena sebenarnya aku kuliah di Jurusan Matematika yang menjurus ke Ilmu Komputer di ITS. Dulu aku belajar matematika, sebenarnya ingin menjadi seorang data scientist. Cuma ada teman di kumparan menawarkan lowongan Back End Engineer, lalu karena aku juga suka koding ya sudah aku coba. Selama sudah berjalan 1 tahun, akhirnya aku lebih suka ke engineering, sedangkan data scientist malah aku kesampingkan.

Sebelum terjun di bidang ini, apa pekerjaan Doni terdahulu?

Kumparan itu pekerjaan kedua. Yang pertama itu aku bekerja di salah satu software house di Surabaya. Di sana, aku mengerjakan software ERP dan operation seperti maintenance server. Setelah keluar dari sana, ada beberapa proyek dari startup teman, di situ aku mulai bantuin mereka. Tapi akhirnya cari full time lagi di kumparan.

Menurut Doni, apa modal utama untuk menjalani pekerjaan ini?

Khusus untuk back end engineer, sebenarnya harus paham bagaimana proses end-to-end aplikasi itu bekerja. Tidak hanya sekedar membuat aplikasi saja, tapi harus juga mengerti tentang server itu seperti apa, deployment dan monitoring itu bagaimana. Lalu kamu juga harus tau tools yang digunakan untuk menjadi seorang back end engineer.

Saat kita bekerja di startup teknologi yang ada di Jakarta, kamu akan dituntut sudah harus ready untuk bekerja. Karena banyak orang berharap setelah lulus langsung mendapatkan pekerjaan, lalu ditraining. Itu bakalan susah kalau kamu tidak belajar di luar kampus juga, misalnya di komunitas atau sharing dengan teman.

Terkait perusahaan kumparan, apa saja sih yang dikerjakan?

Aku di kumparan membuat microservice untuk back end. Kalau di kumparan aplikasinya dipisah, ada front end sendiri, ada back end sendiri. Nah, aku membuat microservice-nya di back end.

Selain aktif di kumparan, apakah Doni mempunyai kesibukan lainnya?

Dari 2 tahun yang lalu aku membangun komunitas Surabaya Python. Sekarang masih aktif juga tapi bukan sebagai founder, ini sudah aku berikan kepada teman-teman lain yang lebih muda. Aku juga mengajar Phyton di Data Science Indonesia Regional Jawa Timur. Desember kemarin juga mau membuat komunitas GoLang Surabaya. Dan kadang-kadang aku juga menjadi tech-speaker conference di suatu acara. Kebanyakan aku berkegiatan di luar, jadi intinya ya berkomunitas.

Apa suka duka Doni bekerja di bidang ini?

Sukanya banyak, kamu bisa ketemu orang-orang keren, apalagi kalau kamu kerja di tech-company, mata kamu bakalan terbuka bahwa ternyata kerja di tech-company dengan software house itu beda, baik secara culture atau lainnya. Terus aku kan juga full time kerja remote di kumparan, di Surabaya sendiri belum tentu ada yang bisa kerja remote kan. Bisa kerja di mana saja, kalau bosan di rumah bisa kerja di kafe atau coworking space. Kadang aku di Geco, kadang bisa juga pindah ke Koridor. Jadi tergantung lagi mau di mana. Ditambah juga bisa belajar tentang teknologi yang sedang berkembang di Jakarta.

Dukanya sendiri, kadang aku merasa minder, minder dalam artian kemampuanku itu masih kurang dari pada teman-teman yang lain. Rasa minder itu bakal datang, tapi saat ini aku sudah nggak mikirin itu lagi. Menurut aku, hal itu biasanya karena menjadi tantangan untuk kedepannya. Untuk menghindari perasaan itu sendiri, pertama kita harus merasakan, kemudian diterima. Setelah itu, kita butuh teman buat jadi support system kita, dan tentunya butuh mentor juga untuk diajak berdiskusi.

Dalam menjalankan bidang ini, apa Doni memiliki role model tersendiri?

Hal yang paling berkesan adalah bisa berkeliling ke negara-negara luar Indonesia. Tahun lalu sempat ke Korea, menjadi speaker PyCon (Python Confererence) di Korea. Kemudian ke Malaysia. Bulan Februari tahun ini rencananya mau ke Filipina, dan pastinya ini semua disupport oleh kantor.

Apa target jangka pendek dan panjang yang ingin Doni capai?

Targetnya, aku berencana mau ambil S2 di ITS biar tetap bisa sharing ke banyak orang. Dan juga ingin membuat academy sendiri di bidang teknologi, karena aku tau terdapat GAP antara Surabaya dan Jakarta mengenai adopsi teknologi terbaru.

Apa saran dan tips Doni untuk mereka yang mungkin ingin terjun ke bidang yang sama?

Tetaplah berkomunitas agar kamu bisa berbagi dengan teman-temanmu yang lain. Kuliah tidak akan cukup untuk membekali kemampuanmu selama bekerja. Kamu harus tetap berkomunitas. Dan juga jangan pernah berhenti untuk menolong orang lain, karena pertolongan apapun yang kamu berikan ke orang lain nantinya juga akan kembali pada dirimu sendiri. Miliki antusias yang tinggi untuk belajar, lalu tentukan dari sekarang kamu mau jadi apa setelah lulus. Karena ketika kamu lulus dan kamu belum menentukan kamu mau jadi apa, kedepannya kamu akan bingung sendiri harus bagaimana.

Seperti itu cerita karier dari Doni Rubiagatra, semoga dengan cerita tersebut akhirnya bisa memotivasi Jobhuners untuk berkarier di bidang back end engineer. Pesan Doni untuk kalian nih Jobhuners. Tetaplah berkomunitas dan membagikan ilmu ke banyak orang. Karena sesuatu yang kalian bagikan akan kembali kepada diri kalian sendiri. Tetap semangat!

About Author

Saya adalah seorang mahasiswi semester 5 di sebuah perguruan tinggi STIKOM Surabaya yang sedang mencoba untuk menjajaki karir sebagai Penulis Content dan Penulis Code Program.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *