Pasang Loker

Ini Hal-hal yang Harus Kamu Lakukan Sebelum Resign

Jobhuners, apakah kamu pernah mengalami lika-liku di dunia pekerjaan hingga berpikir ingin resign? Mungkin banyak dari kita yang pernah merasakan hal itu, apalagi saat sedang mengalami rasa stres dan jenuh. Apabila pada akhirnya benar-benar memutuskan mengundurkan diri, tentu keputusan ini perlu dipikiran secara matang. Jika dirasa apa yang diperjuangkan tidak sebanding dengan apa yang diterima, resign memang bisa menjadi pilihan. Tetapi, setelah memutuskan untuk mengundurkan diri, apa hal yang harus kita lakukan selanjutnya? Nah, berikut ini merupakan beberapa hal yang harus kamu lakukan sebelum benar-benar resign, check this out yuk Jobhuners!

Pastikan kamu sudah mempunyai pekerjaan baru atau sumber pemasukan lain

Meskipun uang bukan segalanya, namun tidak bisa dipungkiri bahwa kita perlu uang agar dapat hidup dengan layak. Nah, ketika memutuskan untuk resign, kita harus menyadari bahwa nantinya tidak akan ada lagi transferan gaji setiap bulan. Oleh karena itu, kita harus segera mencari pekerjaan lain, karena meski pekerjaan kita di tempat yang lama berakhir, kehidupan tidak berakhir. Masih ada tagihan atau cicilan yang harus dibayar. Kalau belum mempunyai pekerjaan baru, pastikan kamu mempunyai uang yang cukup untuk hidup dengan layak minimal selama enam bulan ke depan. Kalau poin pertama ini terpenuhi, kamu bisa lanjut ke poin selanjutnya.

Memisahkan antara barang pribadimu dan milik kantor

Sebelum kamu mengirimkan pemberitahuan pengunduran dirimu ke atasan, pastikan kamu sudah siap untuk hal tersebut. Tidak perlu sampai melakukan hal yang mencolok, seperti membersihkan foto-foto yang ada, tetapi kamu dapat mencicil membersihkan berkas-berkas di mejamu. Selain itu, selama bekerja kamu bisa saja menyimpan data pribadimu di komputer kantor atau juga data kantor di laptopmu sendiri. Namun, kamu tentu harus merapikannya sebelum memberi tahu atasanmu, bahwa kamu akan mengundurkan diri.

Pastikan untuk menyimpan file yang mungkin akan kamu perlukan, di Google Drive, atau di tempat lain secara online, atau mengirim e-mail salinan untuk diri sendiri karena kamu tidak lagi memiliki akses ke komputer kantor setelah mengundurkan diri. Selain itu, kamu juga harus menghapus semua filefile dan riwayat digital yang berhubungan dengan kantor dari laptopmu.

Membuat surat pengunduran diri

Setelah yakin untuk resign dan telah mempersiapkan diri, kamu bisa membuat surat pengunduran diri. Di sana kamu dapat menjelaskan apa alasan pengunduran dirimu, kemudian mencantumkan juga hari terakhirmu bekerja. Selain memang bagian dari prosedur, kamu juga bisa sekaligus membicarakan mengenai pengunduran dirimu dengan atasan saat menyerahkan surat ini. Kamu dapat menyerahkan surat ini sebulan sebelum tanggal yang kamu cantumkan. Namun, ada juga beberapa perusahaan yang meminta dua bulan sebelumnya.

Fokus menyelesaikan pekerjaanmu

Setelah hal administratif selesai, fokusmu harus terpusat pada penyelesaian dan serah terima proyek atau tugas yang sedang dilaksanakan. Jangan menyisakan apapun di akhir. Tinggalkan meja dalam keadaan bersih, dengan pekerjaan yang terbaik yang kamu bisa. Selain itu coba buat orang yang akan menggantikanmu selanjutnya, bisa mudah memahami apa yang kamu tinggalkan. Misalnya dengan membuat catatan-catatan kecil atau menyusun berkas dengan jelas dan mudah dipahami. Ini menunjukkan bahwa kamu peduli pada perusahaan, meski tidak lagi bekerja di sana.

Terus menjaga hubungan dan keep in touch dengan rekan kerja yang lama

Meski sudah tidak bekerja bersama atau mungkin pernah memiliki hubungan yang tidak begitu baik karena sempat ada konflik, kamu tetap harus menjaga hubungan dengan mereka. Hal ini tentu bisa bermanfaat apabila di kemudian hari kamu diminta menyerahkan rekomendasi dari perusahaan lamamu. Selain itu, kita juga tidak pernah tahu apakah kita akan bertemu mereka kembali di masa depan atau tidak. Mereka yang dulu kamu pimpin bisa saja menjadi atasanmu di masa yang akan datang. Jadi, menjaga relasi dan kalau memungkinkan terus keep in touch merupakan sebuah kebutuhan.

Ternyata, saat memutuskan akan resign, kamu tidak hanya berpikir untuk bisa diterima di sebuah perusahaan baru saja, namun sebelum berhenti pun ada banyak hal yang perlu dilakukan ya, Jobhuners. Jadi setelah melihat prosesnya yang rumit, apa kamu masih berpikir untuk resign? Mengundurkan diri itu tidak masalah kok, selama kamu melakukannya dengan pertimbangan yang matang, tidak hanya karena sedang stres atau jenuh saja. Tetap semangat ya Jobhuners!

Penulis: Siti Aisyah Rahmatillah

Editor: Cynthia Cecilia

About Author

A writer | CEO @jobhun & @passionprojectlab
Director @startupgrindxsub | PR @dilosurabaya | Lead @facebookdevcsub | TechInAsia Chapter Leader SUB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *