Pasang Loker

Ibu Rumah Tangga atau Wanita Karier, Apa Pilihanmu?

Pertanyaan semacam ini tidak lagi asing untuk perempuan, sebuah pertanyaan yang sekaligus menjadi perdebatan panjang tak kunjung usai. Berbeda dengan kaum laki-laki, kaum hawa akan dihadapkan pada topik tersebut. Ditambah lagi dengan tuntutan untuk mengambil keputusan yang tepat di belakangnya.

Era emansipasi tentu telah membawa banyak perubahan terhadap peran perempuan. Kini sudah banyak perempuan yang berpendidikan tinggi. Banyak pula dari mereka yang bisa ikut membantu perekonomian keluarga dengan menggeluti karier impian. Namun, di sisi lain, perempuan juga tidak bisa melepaskan fitrah aslinya untuk mengurus keluarga dan urusan rumah tangga. Dibutuhkan tenaga yang tidak sedikit untuk menaklukan setiap tantangan dalam melakukan pekerjaan tersebut. Lalu apakah harus memilih satu diantaranya?

INFOGRAFIK_10_mei_2018

Dalam survei yang dilakukan pada tahun 2013 silam, sebanyak 42% wanita di Indonesia lebih memilih bekerja, meskipun tidak memiliki masalah keuangan. Survei dilakukan untuk mengetahui seputar wanita karier dari 32 negara di seluruh dunia oleh Accenture, sebuah perusahaan konsultan manajemen, layanan teknologi serta outsourcing. Hal ini menunjukkan bahwa perempuan memang memiliki keinginan untuk mengembangkan potensi di bidang yang mereka tekuni. Bukan hanya soal gaji yang akan diterima tiap bulannya, rasa puas terhadap diri sendiri dan predikat sukses adalah alasan lain mengapa perempuan ingin memiliki karier.

Meski demikian, menjadi ibu rumah tangga bukan lah pekerjaan yang bisa diremehkan. Walaupun sering dipandang sebelah mata, sebuah riset menunjukkan bahwa setidaknya dibutuhkan 98 jam kerja dalam seminggu untuk memenuhi tugas sebagai ibu rumah tangga. Hasil survei juga menyebutkan bahwa jam kerja menjadi IRT (ibu rumah tangga) lebih panjang 14 jam dibandingkan dengan profesi lainnya. Temuan tersebut didapatkan dengan melakukan survei terhadap 2000 ibu rumah tangga di Amerika yang memiliki anak-anak berusia 5 hingga 12 tahun. Ini lah mengapa tantangan menjadi ibu rumah tangga juga tidak mudah. Bisa menghabiskan waktu lebih banyak bersama keluarga, serta maksimal dalam mengurusnya adalah alasan utama mengapa perempuan memilih menjadi IRT.

Dilema dalam memilih antara menjadi ibu rumah tangga atau wanita karier memang bukan perkara yang mudah ya, Jobhuners. Ini semua bukan lagi tentang manakah yang lebih unggul, tetapi lebih kepada pilihan mana yang bisa memajukan diri sendiri. Situasi dan kondisi setiap orang akan berbeda, begitu pula dengan faktor-faktor lain yang memengaruhinya. Tidak perlu memilih satu diantaranya, sebagian perempuan bahkan bisa menjalankan keduanya beriringan. Bukan hanya menjadi wanita karier, namun juga tetap bertanggung jawab dalam mengurus keluarga. Jadi, apapun keputusan yang kamu ambil nantinya, pertimbangkan dulu dengan baik ya!

(Artikel ini ditulis oleh Cindy Faradhila)

About Author

A writer | CEO @jobhun & @passionprojectlab
Director @startupgrindxsub | PR @dilosurabaya | Lead @facebookdevcsub | TechInAsia Chapter Leader SUB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp Tanya ke Jobhun