Pasang Loker

Kenali Perbedaan Influencer dan Ambassador

Bisnis di zaman sekarang mempunyai daya pikat tinggi dari berbagai kalangan, hal senada juga bisa kita jumpai dengan melihat bagaimana suburnya dunia teknologi dan media social di era digital saat ini. Tentunya hal ini memberi kabar baik di dunia kerja, terlebih ada profesi baru yang cukup menarik, yakni influencer atau brand ambassador, yang mempunyai peran dalam menggaet konsumen dengan apa yang mereka tawarkan.

1

Sebagian dari kita pasti juga kerap menjumpai bagaimana figur-figur yang sering kita lihat di layar kaca televisi atau papan billboard di jalan-jalan merupakan figur yang sudah melekat di sebuah brand. Tapi brand saat ini juga lebih jeli karena tak hanya memanfaatkan media konvensional saja, tapi juga memandang bagaimana semakin masifnya penggunaan media sosial. Hal ini membawa tren baru bagi sebuah brand untuk memasarkan produk mereka, bisa dengan menyapa konsumen atau follower melalui media sosial. Pada akhirnya memanfaatkan influencer atau brand ambassador menjadi cara yang terbukti cukup berpengaruh. Simak perbedaan keduanya yuk Jobhuners, biar nggak bingung.

1. Influencer

Setiap influencer memiliki pengaruh dan segmen pasar yang berbeda-beda. Influencer cenderung menguasai lebih banyak platform media sosial ketimbang brand ambassador. Hal-hal yang perlu dipertimbangkan untuk menggunakan influencer marketing adalah:
• Bidang yang mereka kuasai, sehingga akan sangat berpengaruh kepada pengikutnya.
• Respon yang diberikan pengikutnya pada setiap jenis postingannya
• Kecocokan gaya kampanye yang digunakan dengan konsumen yang ditargetkan
• Perhatikan apakah sebagian besar pengikutnya berada pada segmen pasar yang diincar

2. Brand Ambassador
Berbeda dengan influencer marketing yang digunakan pada sekali atau dua kali kesempatan, brand ambassador biasanya sudah dikontrak jangka panjang. Selain itu, tugas utama brand ambassador adalah menjadi juru bicara bagi sebuah merek.

Hal-hal yang perlu dipertimbangkan untuk menggunakan brand ambassador:
• Brand ambassador harus sangat memahami produk
• Ahli dan mengetahui ranah industri merek tertentu
• Pandangan masyarakat luas terhadap si brand ambassador, karena akan sangat menentukan keberhasilan kampanye merek di masa mendatang.
• Jumlah haters

Itu tadi perbedaan antara influencer dan ambassador. Kamu tertarik menjadi yang mana nih, Jobhuners? Buat kamu yang berbisnis, tolak ukur di atas juga bisa dipertimbangkan untuk memilih influencer Maupin ambassador yang tepat ya.

(Artikel ini ditulis oleh Azhar Abdi Ramadhan)

About Author

A writer | CEO @jobhun & @passionprojectlab
Director @startupgrindxsub | PR @dilosurabaya | Lead @facebookdevcsub | TechInAsia Chapter Leader SUB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *