Pasang Loker

Kiat Menjadi Anti Berkecil Hati Walau Bergaji Kecil

Memiliki gaji kecil, kadang memang bisa bikin kita berkecil hati. Mau beli ini itu, harus ngerem. Mau makan-makan cantik atau keluar sama teman-teman, harus berhitung. Kedengarannya memang memusingkan ya, Jobhuners. Padahal, setelah bekerja untuk memenuhi kebutuhan, kita perlu menyenangkan diri sendiri. Namun, apa hal itu bisa dilakukan kalau gaji kita kecil? Tenang, berikut ini merupakan beberapa cara kreatif mengelola gaji kecil, yuk simak bersama!

Membuat budgeting plan per bulan

Sebenarnya, berapapun gaji yang dihasilkan, tentu seharusnya kita membuat budgeting plan secara rutin. Hal ini berguna untuk mengatur keuangan kita dari awal mendapatkan gaji. Dengan adanya budgeting plan ini, kita dapat membagi pemasukkan ke berbagai pos kebutuhan primer, sekunder, maupun tersier.

Di zaman serba digital seperti sekarang, kita bisa membuatnya di Microsoft Excel atau berbagai aplikasi untuk mengatur keuangan, seperti Monefy – Money Manager, hingga Wallet – Finance Tracker and Budget Planner atau Money Lover: Expense Tracker & Budget Planner. Biasanya yang harus kita perhatikan saat ingin mengatur keuangan adalah berapa pemasukkan kita, apa saja pos pengeluaran yang harus diisi, berapa besar persentasenya dibandingkan dengan pemasukan, dan apakah seluruh pemasukan sudah masuk ke pos-pos yang ada. Akan lebih baik jika kita memiliki tempat penyimpanan sendiri untuk masing-masing pos. Dengan begitu, kemungkinan penyimpangan penggunaannya dapat diminimalkan.

Mengevaluasi keuangan per bulan

Berdasarkan budgeting plan yang dimiliki, kita dapat melakukan evaluasi untuk mengetahui bagaimana pola kita dalam mengelola keuangan. Apakah bisa disiplin dalam menjalankan budgeting plan, apakah pembagian ke tiap pos sudah sesuai atau belum, pos mana yang bisa dipangkas dan sebagainya. Namun ingat, jangan terlalu kejam ketika memangkas pos kebutuhan pokok, ya. Ini nantinya dapat menyusahkan diri sendiri lho, Jobhuners. Jangan sampai kita mengurangi frekuensi keramas karena mau menghemat budget untuk beli shampoo, hehehe.

Menabung

Meskipun sejak kecil kita sudah ditanamkan nilai untuk rajin menabung, nyatanya menabung masih sulit untuk dilakukan. Ada banyak godaan yang menghalangi niat baik kita ini. Padahal menabung itu perlu lho, Jobhuners. Tabungan bisa digunakan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak terduga. Dengan begitu kita bisa terhindar dari berutang.

Melihat kepentingannya ini, menabung seharusnya memang menjadi satu pos tersendiri di budgeting plan. Bukan menunggu sisa dari pos-pos yang lain. Jumlahnya beragam bergantung dari besar pendapatan kita. Semakin besar pendapatannya, maka seharusnya persentase menabungnya harus semakin besar. Namun, kalau dirasa gaji yang diterima sekarang masih relatif kecil, kita bisa menabung paling tidak 10% dari total pendapatan. Percaya deh, sedikit demi sedikit, nanti uang kita akan menjadi bukit kok, Jobhuners.

Boleh berbelanja asal tetap waras

Berbelanja selain memang menjadi kebutuhan primer, seringkali dihindari ketika kita merasa gaji yang dimiliki relatif kecil. Sebenarnya, nggak gitu juga kok, Jobhuners. Kita masih boleh membeli sesuatu yang diinginkan, tapi sebelumnya kita harus membuat daftar belanja secara detail terlebih dahulu. Kita bisa membuat list apa saja yang perlu dan inginkan. Dari situ, kita memang harus memprioritaskan pembelian berbagai kebutuhan pokok. Namun, kita bisa mengalokasikan budget per periode waktu tertentu, misalnya 3 bulan sekali. Dari situ kita bisa menentukan apa barang yang ingin dibeli per periode tersebut. Dananya bisa diambilkan dari tabungan atau membuat pos pengeluaran baru.

Jangan kesampingkan kebutuhan hiburan

Hiburan merupakan salah satu kebutuhan manusia yang sering dikesampingkan ketika merasa gajinya kecil. Padahal, hiburan dan liburan dapat membantu tubuh mengurangi stres sehingga daya tahan tubuh semakin kuat. Secara tidak langsung kita meminimalkan kemungkinan keluarnya biaya kesehatan yang biasanya cukup besar. Selain itu, hiburan sering diangggap harus mahal, padahal sebenarnya ada banyak alternatif hiburan murah seperti:

  • Jogging di taman kota,
  • Wisata ke museum yang tiket masuknya berkisar antara Rp5.000,00 – Rp16.000,00,
  • Berkebun,
  • Mencoba resep baru,
  • Ngopi (di rumah),
  • Nonton film,
  • Baca buku,
  • Perawatan diri (di rumah), dll.

Berinvestasi

Sampai hari ini, orang Indonesia masih awam dengan konsep investasi. Selain permasalahan modal, masih banyak orang yang “buta” dalam berinvestasi. Padahal, bagi kita yang bergaji kecil, investasi terutama yang tidak membutuhkan biaya besar seperti reksa dana, bisa membantu memenuhi kebutuhan dan keinginan. Untuk mengetahui cara berinvestasi, kita bisa belajar dari sumber yang tidak berbayar seperti YouTube atau blog yang membahas mengenai investasi.

Sambil melakukan kiat-kiat di atas, kita juga harus berusaha meningkatkan performa agar bisa mendapatkan peluang karier dengan penghasilan yang lebih baik. Bagaimana, sudah siap mulai melakukan tips di atas? Semangat Jobhuners, jangan berhenti berusaha dan bersyukur!

About Author

Highly interested in communication, media, and political studies

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *