Pasang Loker

Mengenal Profesi Copywriter, Profesi di Balik Iklan Produk

Setelah membahas mengenai profesi content writer, sekarang Jobhun akan membahas mengenai profesi copywriter. Masih banyak orang yang sulit membedakan antara copywriter dengan content writer. Walau sama-sama menulis, sebenarnya profesi ini berbeda lho. Copywriter merupakan seorang penulis teks yang membuat tulisan dengan tujuan mempromosikan atau memasarkan sebuah produk serta jasa.

ww1

Copywriter terdiri dari dua kata: copy dan writer. Untuk writer pasti semua sudah tahu artinya. Lalu apa yang disebut copy? Berbeda dari arti yang biasa kita tahu, copy itu tidak selalu berarti menduplikasi sesuatu. Dalam bahasa Inggris, copy juga berarti hal-hal yang ditulis oleh jurnalis, novelis, dan para penulis lainnya. Copy juga berati kata-kata yang kita temukan dalam iklan. Secara umum copy berarti tulisan-tulisan yang banyak macamnya, bisa ada di iklan TV, koran, brosur, leaflet, website, spanduk, dan sebagainya. Intinya, copywriting itu cenderung lebih dekat definisinya dengan dunia promosi daripada menulis di koran atau di buku.

Pekerjaan seorang copywriting sangat berbeda dari jasa penulis lainnya. Mereka tidak harus menulis rinci yang memuat informasi, kegunaan, dan keunggulan sebuah jasa atau jasa. Tulisan yang dibuat berisi naskah yang sifatnya persuasif. Secara efektif dapat membujuk para pembaca atau para calon pembeli agar mereka pada akhirnya akan mengambil keputusan untuk benar-benar membeli atau menggunakan jasa yang sedang dipromosikan.

Teks yang ditulis bisa berupa naskah dalam lingkup iklan di media massa, seperti iklan di televisi, radio, koran, atau majalah. Namun bisa juga dalam bentuk katalog, papan iklan (billboard, reklame, baliho), brosur, dan media komunikasi pemasaran (media internet) lainnya. Seorang copywriter mampu menghipnotis semua pembaca, dan pembaca pun akan merasa nyaman dengan tulisan dari karyanya. Terkadang seorang copywriting akan menulis sedikit emosi yang membangkitkan pengguna untuk jadi membeli apa yang sedang di tawarkan.

Biasanya seorang copywriter dibayar lebih mahal daripada penulis atau pemasar konten. Tidak semua penulis bisa mampu menjadi seorang copywriter. Biasanya seorang copywriter bekerja di departemen pemasaran di sebuah perusahaan atau instansi. Namun mereka juga bisa bekerja dalam perusahaan yang bergerak khusus dalam bidang pemasaran, seperti jasa periklanan, media cetak, televisi, dan penerbit.

Sebagai bagian dari tim kreatif untuk keperluan periklanan, copywriter bersama desainer grafis atau art director harus bisa menyampaikan informasi tentang produk yang akan diiklankan. Tentu bahasa iklan yang dibuat harus sesuai dengan audiens calon konsumen yang dituju. Tagline produk dan dialog dalam iklan-iklan di televisi juga menjadi tanggung jawab si copywriter. Itulah kenapa copywriter harus punya kemampuan komunikasi yang baik, imajinasi tinggi, kreativitas, dan jiwa seni karena tugasnya menulis deskripsi yang mampu menarik calon pelanggan. Kebanyakan perusahaan menempatkan seorang copywriter di bagian tim kreatif yang terhubung langsung dengan tim marketing.

Bisa dibilang scope kerjanya copywriter cukup luas: dari membuat slogan sebuah brand, sampai membuat script dialog iklan televisi. Dari membuat caption online shop sampai menyusun kata-kata buat poster acara. Job desc-nya cocok buatmu yang suka suasana bebas, suka belajar hal yang baru, atau kamu yang kurang cocok dengan kerjaan rutin yang sama setiap hari.

Kalau ditanya “siapa saja yang bisa menjadi copywriter?” maka jawabannya “siapa saja bisa.” Meskipun bekal ilmu untuk profesi ini notabene diperoleh di jurusan Ilmu Komunikasi, tapi sebenarnya tidak ada batasan kaku untuk menjalani pekerjaan kreatif ini. Bisa dibilang kalau modal utama seorang copywriter adalah keterampilan menulis. Tapi menulis yang dimaksud bukan sembarang menulis sesuka hati, melainkan menulis untuk urusan komersil. Dengan tulisannya, ia mampu untuk mempengaruhi orang dan memicu seseorang untuk membeli.

Ada yang bilang copywriter adalah gabungan antara salesman dan sastrawan. Yang pasti, pekerjaan ini tidak bisa digantikan robot karena begitu bergantung pada kreativitas. Lalu bagaimana prospek pekerjaan ini di masa depan? Karena tugasnya adalah menulis untuk berjualan, maka prospek pekerjaan copywriter akan terus berkembang seiring dengan bertambahnya jumlah orang yang berbisnis, baik online maupun offline. Makin banyak produk dijual, maka makin banyak copywriter yang dibutuhkan.

Tanpa bermaksud mendewakan satu jenis profesi, tapi harus diakui kalau menjadi copywriter itu tidak mudah, atau lebih tepatnya menantang karena tidak hanya butuh skill menulis, tapi juga menulis kalimat promosi yang efisien, komunikatif, dan menarik bagi yang membaca untuk membeli apa yang dipromosikan. Selain itu juga perlu mengerti perilaku konsumen dan dasar-dasar marketing. Karena copywriter tugasnya menjual dengan tulisan, kadang ia pun harus menjadi seorang sales untuk mengasah feel-nya terhadap produk yang dijualnya.

About Author

A writer | CEO @jobhun & @passionprojectlab
Director @startupgrindxsub | PR @dilosurabaya | Lead @facebookdevcsub | TechInAsia Chapter Leader SUB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp Tanya ke Jobhun