Nita Darsono: Inspirasi Berkarya dari Kehidupan Sehari-hari

Home / Blog / Nita Darsono: Inspirasi Berkarya dari Kehidupan Sehari-hari

Nita Darsono atau yang lebih populer dengan nama Nitchii ini sudah mencintai dunia seni sejak kecil. Beragam pekerjaan yang telah dijalaninya hingga kini pun juga tidak jauh-jauh dari itu. Pernah beberapa kali mengikuti pameran di beberapa kota di Indonesia, karya-karya Nita juga telah tertuang dalam banyak hal. Mulai dari buku, majalah, kaos, dan lainnya. Bagi Nita, inspirasi untuk berkarya bisa datang dari mana saja, termasuk dari kehidupan sehari-hari yang ia jalani. Nah, seperti apa cerita karier Nita? Yuk, simak!

nita darsono

Pekerjaan apa saja yang pernah Nita jalani?

Sejak lulus kuliah, profesi saya selalu graphic designer. Walaupun perusahaan tempat saya pernah bekerja memang beragam, mulai dari retail hingga agency. Setelah lulus dari DKV ITS, pernah melamar menjadi guru TK atau guru menggambar di sebuah kursus gambar internasional, tapi direkrutnya malah jadi in-house graphic designer. Hingga tahun 2012, saya resign dari salah satu creative agency dan menjadi freelance illustrator.

Lalu seperti apa pekerjaan Nita saat ini?

Sebagai ilustrator lepas, saya mengerjakan ilustrasi buku anak-anak, art piece untuk majalah maupun website, commissioned project seperti custom illustration dan merchandise. Selain itu semua, saya juga harus mengimbangi dengan membuat self-project .

Sejak kapan dan mengapa tertarik dengan bidang ini?

Sejak kapannya sih nggak tahu pasti, karena dari kecil memang suka menggambar. Tapi saya mulai tekun membuat ilustrasi sejak tahun 2010-an.

Apa sih arti seni untuk Nita?

Seni adalah bentuk respon pada sekitar kita. Buat saya, seni bukanlah sekadar eye-candy yang bagus-bagusan dilihat. Melainkan harus memuat pesan, kritik, atau pemikiran kita terhadap hal-hal yang terjadi disekitar kita. Baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun terhadap ranah yang paling personal.

Bagaimana Nita menemukan ciri khas dalam berkarya?

Saya sendiri merasa belum menemukan ciri dalam berkarya. Yang saya lakukan selama ini adalah berusaha untuk selalu jujur dan “bergerak” dalam berkarya. Baik eksplorasi teknik maupun dalam berproses.

Sejauh ini, karya-karya Nita telah tertuang dalam bentuk apa saja?

Lukisan, buku, majalah, kaos (apparel), sticker, zine.

Karakter yang Nita ciptakan itu kan lucu-lucu, awal menemukan mereka itu gimana sih?

Entah bagaimana jadi lucu. Hahaha. Karena sejujurnya itu semua tidak sepenuhnya sengaja. Mungkin buku-buku favorit, film kesukaan, kejadian sehari-hari dan personality saya. Semua itu melebur dan menggiring saya ke sana. Walau jadinya agak ‘terjebak’ dengan karakter tersebut. Hehe. “Terjebak” karena beberapa kali sudah berusaha serius atau sedikit “dark”, ujung-ujungnya tetap dianggap lucu. Untuk keluar dari zona “lucu” itu jadi tantangan tersendiri sih.

29714575_180299172625638_2556199960022351872_n

Jika mengalami kebuntuan saat menggambar, apa yang biasa Nita lakukan?

Latihan untuk melawan buntu. Membuat jurnal sehari-hari bisa sangat membantu. Lakukan reka ulang kegiatan sehari-hari dengan visual.

Apakah ada proses tertentu untuk menemukan ide-ide baru?

Standar aja sih. Browsing referensi, baca buku, nonton film, observasi di tempat-tempat baru. Oh, dan khususnya MAKAN!

Apakah Nita juga menaruh perhatian pada komentar orang lain terhadap karya-karya Nita selama ini?

Jika komentar tersebut diberikan di forum konstruktif, tentu saya akan menghargainya. Tapi jika di media sosial oleh netizen yang maha benar, ya dibikin santai aja. Dipuji terima kasih, dikritik Alhamdulillah.

Apa sih tantangan dan enaknya menggeluti bidang ini?

Enaknya ya… seru! Profesi ini memberikan kebebasan berekspresi dan menyalurkan gagasan. Tantangannya sih, gimana agar selalu disiplin dan produktif supaya bisa survive.

Siapa inspirasi yang mempengaruhi karya-karya Nita selama ini?

Kalau “siapa”, mungkin akan ada jutaan seniman atau ilustrator yang karyanya sudah banyak kita lihat di Instagram, Pinterest atau apapun. Inspirasi saya tidak terbatas pada subjek. Saya banyak terinspirasi pada kejadian sehari-hari yang saya alami. Orang-orang baru yang belum saya kenal, berita yang saya baca, makanan yang saya lahap, tempat-tempat baru yang saya temui. Semua itu memberi sudut pandang baru. Itulah inspirasi saya.

Apa pengalaman paling memorable sepanjang karier Nita?

Saat diajak berkolaborasi oleh penulis favorit dalam projek buku anak. Insya Allah akan dirilis tahun ini.

Selain yang Nita tekuni sekarang, apa kesibukan Nita lainnya?

Menjadi volunteer di C2O Library & Collabtive, sebuah perpustakaan swasta dan coworking space di Surabaya.

Apa saja target jangka pendek dan jangka panjang Nita?

Untuk jangka pendek, saya ingin membuat wearable merchandise, zine secara regular, dan memperbanyak workshop ilustrasi. Untuk jangka panjang, ingin membuat buku yang diterbitkan secara independen.

Apakah ada saran dan tips untuk mereka yang ingin terjun ke bidang yang sama seperti Nita?

Saran dari saya sih jangan lekas menyerah. Jangan takut sengsara. Karena memang untuk bisa “berpenghasilan” butuh kerja sangat keras. Bidang ini kelihatannya senang-senang, tapi sering juga senep lho. Memang berat mengakui bagaimana orang Indonesia masih memandang “tanggung” bidang ini, tapi memang itulah kenyataannya. Jadi harus siap jika apresiasinya bukan materiil.

Nah, untuk memperoleh hasil yang terbaik, sudah pasti kita tidak boleh mudah menyerah. Seperti kata Nita, profesi sebagai ilustrator itu seru dan menyenangkan tapi tentu ada tantangan yang harus dihadapi juga. Apa kamu tertarik, Jobhuners?

Penulis: Cindy Faradhila

Editor: Cynthia Cecilia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *