Pasang Loker

Uber Diakuisisi, Bagaimana Nasib Karyawan?

Setelah resmi mengeluarkan pernyataan bahwa Grab akhirnya mengakuisisi Uber di Asia Tenggara, ini berarti seluruh operasional termasuk aset dan pangsa Uber di wilayah ini akan dikuasai Grab. Lalu bagaimana kelanjutan nasib para karyawan akibat adanya kesepakatan ini?

Dikutip dari CNNIndonesia.com, pihak Grab telah memanggil perkumpulan mantan karyawan Uber pada Selasa, 27 Maret 2018 lalu. Isi pertemuan tersebut dirahasiakan, sejauh ini para pegawai masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari pihak Uber. Diketahui, terdapat 300 karyawan Uber, 100 merupakan karyawan tetap dan sisanya adalah pegawai kontrak.

gg1

Sampai saat ini, Uber memang belum mengeluarkan pernyataan terkait nasib para karyawan. Juru bicara perusahaan menyebutkan, sebagai bagian dari kesepakatan sebenarnya tak ada opsi untuk merumahkan para pegawai.

Menurut Edi, salah satu karyawan Uber mengatakan bahwa nasib mereka memang belum diketahui pasti sejak pengumuman dikeluarkan. Hanya disebutkan bahwa karyawan tetap nantinya akan memperoleh cuti berbayar selama 3 bulan, sedangkan untuk pekerja kontrak belum ada kepastian apapun. Setelah menghubungi Grab Indonesia, masih dikutip dari CNNIndonesia.com, Grab berjanji akan menampung seluruh jajaran pegawai Uber yang bekerja di Asia Tenggara. Juru bicara Grab mengatakan kesempatan tersebut akan diberikan kepada karyawan Uber tanpa terkecuali.

“Seluruh karyawan Uber, termasuk jajaran pemimpinnya, di kawasan Asia Tenggara akan diberikan penawaran untuk menjadi karyawan di Grab,” tulis juru bicara Grab.¬†Jadi, apa komentar kamu terkait berita ini nih, Jobhuners?

About Author

A writer | CEO @jobhun & @passionprojectlab
Director @startupgrindxsub | PR @dilosurabaya | Lead @facebookdevcsub | TechInAsia Chapter Leader SUB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *