Pasang Loker

Alasan-alasan yang Membuatmu Ingin Ganti Pekerjaan

Apakah kamu sudah puas dengan pekerjaanmu sekarang, Jobhuners? Ingin coba ganti pekerjaan? Gonta-ganti pekerjaan adalah salah satu fenomena yang nyatanya umum dilakukan di zaman sekarang, terutama oleh kaum milenial. Fenomena ini juga punya istilahnya sendiri, yakni job hopping. Jika generasi sebelumnya menganggap bahwa kondisi ideal adalah karier yang stabil dengan setia pada satu pekerjaan dan satu perusahaan saja, maka berbeda dengan pemikiran tersebut, job hopper ini justru memilih untuk secara rutin mengganti pekerjaan mereka.

Di luar stigma negatif yang melekat pada job hopper, sebenarnya ada banyak dampak positif yang bisa didapatkan dari gonta-ganti pekerjaan, seperti pengalaman kerja yang bertambah, networking yang makin luas, hingga peningkatan pendapatan. Maka tak heran jika pada akhirnya banyak yang memilih untuk melakukan hal tersebut. Alasan mengambil keputusan tersebut bisa bermacam-macam, namun jika kamu masih ragu untuk coba mengganti pekerjaan, berikut lima alasan yang bisa jadi bahan pertimbangan.

Berada di zona nyaman

Berada di ‘zona nyaman’ cenderung akan membuat seseorang bermain aman sehingga tidak dapat mengembangkan potensi besar yang ada dalam diri mereka. Padahal untuk mengembangkan karier, kamu perlu terus tumbuh. Jika kamu merasa bahwa pekerjaan yang kamu terima terasa mudah dijalani dan tidak memiliki tantangan yang berarti, ini berarti kamu perlu ruang baru untuk mengembangkan diri. Kamu perlu tantangan baru yang dapat meningkatkan kemampuanmu.

Merasa tidak diapresiasi

Kondisi lingkungan kerja cukup berpengaruh terhadap bagaimana seseorang bisa maksimal dalam pekerjaannya. Jika pekerjaanmu selama ini tidak diapresiasi sehingga butuh waktu terlalu lama untuk mendapatkan promosi jabatan, lalu untuk apa tetap tinggal? Hal semacam ini hanya akan menghambatmu dalam mencapai kesuksesan karier.

Menyalahkan diri sendiri

Dikutip dari Bussiness Insider, pelatih karier, Lisa Lewis menyebutkan gratitude shaming adalah ketika kamu menyalahkan diri sendiri karena tidak menghargai apa yang sudah dimiliki. Kamu kerap menuntut diri sendiri untuk bersyukur tanpa perlu memandang opsi lain yang layak untuk dipertimbangkan. Hal semacam ini dapat menghambat kamu untuk bisa melakukan lebih dan akhirnya stuck pada level pekerjaan yang itu-itu saja.

Ada bayaran yang lebih menguntungkan

Kamu bisa memperoleh pendapatan yang lebih tinggi dengan mengganti pekerjaan. Berbekal kemampuan dan pengalaman, kamu punya kesempatan lebih besar untuk melakukan negosiasi dan menaikkan nilai gaji yang seharusnya kamu terima di tempat baru nantinya.

2019 adalah waktu yang tepat

Meski fenomena job hopping ini tidak disukai perusahaan, tapi menurut survei yang dilansir hbr.org, kini pemegang kendali cenderung beralih pada calon karyawan. Marc Cenedella, CEO dari situs karier Ladders mengatakan bahwa 2019 telah membawa perekrutan ekonomi terkuat dalam sejarah. Perusahaan akan tetap membutuhkan individu dengan kemampuan matang untuk direkrut.

Dari alasan-alasan tersebut, apa ada yang membuatmu ingin mengganti pekerjaan? Sebelum mengambil keputusan, baiknya pikirkan dengan matang agar bisa lebih siap manjalaninya. Karena jika tidak, kariermu malah akan mandek ketimbang mendapatkan pekerjaan yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp Tanya ke Jobhun