Pasang Loker

5 Kepribadian Berdasarkan Meja Kerja, Kamu yang Mana?

Lingkungan di tempat kerja memang penting untuk diperhatikan, salah satunya kondisi meja kerja. Studi mengemukakan bahwa meja kerja dapat berpengaruh terhadap tingkat produktivitas seseorang. Meja kerja yang berantakan dinilai dapat memudahkan seseorang untuk menjadi lebih kreatif dan inovatif dalam pekerjaannya. Sedangkan meja kerja yang rapi dan terorganisir dinilai dapat membantu seseorang agar lebih fokus ketika bekerja. Namun lebih dari itu, ternyata kondisi meja kerja juga dapat menunjukkan bagaimana kepribadian seseorang lho, Jobhuners.

Menurut Lily Bernheimer, konsultan psikologi lingkungan asal Inggris yang sekaligus pendiri dan pemilik Space Works Consulting menyebutkan bahwa kondisi meja kerja seseorang dapat menunujukkan dan memberi informasi banyak tentang kepribadian pemiliknya. Lily kemudian mengkategorikan lima jenis meja kerja yang dinilai dapat mencerminkan kepribadian sebagai berikut.

The Clutterer

Meja kerja ini dipenuhi dengan banyak barang beraneka warna yang ditempatkan secara tidak teratur alias berantakan. Lily mengatakan pemilik meja jenis ini cenderung ekstrovert. Mereka suka berbagi dan melakukan interaksi sosial yang tinggi di tempat kerja. Para ekstrovert ini biasanya terlalu aktif dan sibuk sehingga tidak sempat untuk merapikan meja kerja mereka.

Namun, di sisi lain mereka cenderung bersikap asertif, ceria, dan ramah kepada siapapun. Meja mereka yang berantakan seakan bisa menyambut siapa saja dengan selalu tersedianya barang-barang menarik di atasnya, mulai dari camilan hingga mainan.

The Minimalist

Meja kerja berisi sedikit sekali barang dan selalu terlihat extremely rapi adalah ciri milik Si Minimalis. Tampilan meja kerja mereka begitu sederhana dan teratur. Meski demikian, ternyata menjadi minimalis bukan berarti seseorang pastilah tergolong introvert. Pemilik meja kerja minimalis ini biasanya teliti dan disiplin dalam bekerja. Mereka juga suka membuat rencana, pandai mengatur prioritas, dan kerap memiliki rutinitas rutin yang jelas. Sayangnya, menjadi minimalis dengan meninggalkan sedikit jejak di tempat kerja sering diartikan sebagai kecilnya komitmen untuk bekerja.

The Expander

Para expander ini dapat ditandai dengan perilaku teritorial atau suka mengklaim area kerja mereka. Biasanya dapat dijumpai di tempat kerja dengan kultur lebih “bebas”, dimana meja kerja tidak memiliki batasan atau sekat-sekat. Menurut Lily, dengan sikap mereka tersebut, seiring waktu para expander ini dapat mengganggu area kerja orang lain. Hal ini menunjukkan sifat mereka yang lebih dominan, agresif, hingga kurang peka terhadap orang lain. Mereka bisa bekerja di tempat A suatu waktu, lalu ke tempat B di lain waktu.

The Personaliser

Setidaknya akan ada satu orang di tempat kerja yang memiliki tampilan meja kerja rapi serta diisi oleh barang-barang seperti artwork, foto liburan, koleksi majalah, buku-buku dan lainnya. Barang-barang tersebut bukan hanya pajangan, melainkan juga dapat menunjukkan rasa ingin tahu pemiliknya yang tinggi atau kepribadian yang tidak takut untuk mencoba pengalaman baru. Pemilik meja ‘tidak biasa’ ini biasanya cenderung punya kepribadian lebih terbuka. Mereka tergolong kreatif dan imajinatif. Menurut Lily, para pekerja tipe ini biasanya telah merasa puas dengan pekerjaan mereka.

The Surveyor

Jenis meja satu ini biasanya berada di sudut ruangan yang sedikit terasingkan dari khalayak ramai. Membelakangi tembok atau kubikel privat sehingga bisa bekerja sendirian, misalnya. Kebutuhan ruang personal menjadi sangat penting karena pemilik meja ini cenderung introvert. Terlalu banyak distraksi dan interaksi sosial dinilai dapat menganggu performa mereka.

Namun di luar itu semua, Lily menyebutkan bahwa para introvert ini juga bisa sangat produktif dan kreatif. Caranya, jangan ganggu mereka dan biarkan mereka bekerja sesuai dengan cara yang mereka sukai. Nah, bagaimana dengan meja kerjamu selama ini, apa sudah cocok dengan kepribadianmu? Dengan mengetahui ini, kamu pun jadi punya gambaran tentang rekan-rekan di tempat kerja dan kepribadian mereka. Hal tersebut bisa kamu manfaat agar proses beradaptasi berjalan lebih mudah dan makin lancar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp Tanya ke Jobhun