Pasang Loker

5 Langkah Mudah Menghadapi Kritik Saat Bekerja

Apa kamu pernah mendapatkan kritik saat bekerja, Jobhuners? Kritik adalah hal yang biasa di dunia kerja. Di satu sisi, hal ini bisa mendorong seseorang untuk terus tumbuh dan meningkatkan performa kerjanya. Melalui kritik, seseorang jadi tahu apa yang salah, apa yang kurang, hingga apa yang perlu diperbaiki sehingga siapapun bisa belajar dari kritik yang mereka terima untuk mengembangkan karier.

Sayangnya, ada pula jenis kritik yang terkadang sulit untuk diterima. Ini karena memang tidak semua orang mengerti bagaimana cara mengutarakan kritik yang efektif atau positive criticism. Walau akhirnya kesal, malu, atau merasa tidak cukup dihargai, kamu jangan mudah terbawa emosi dan membuat semuanya semakin berantakan. Ketahui 5 langkah mudah untuk menghadapinya berikut ini.

Tetap tenang

Hal pertama yang perlu dilakukan saat kamu mendapatkan kritik adalah tetap tenang. Biasanya seseorang akan cenderung membela diri saat menerima kritikan, tapi bersikap defensif yang berlebihan dan emosioal justru membuat semuanya menjadi lebih kacau. Menurut Ruth, seorang penulis dan pembicara yang dikutip dari BBC menyarankan agar bertanya baik-baik jika tidak mengerti sepenuhnya tentang apa yang dikeluhkan. Sebaiknya tarik nafas terlebih dahulu sebelum bertanya agar tetap tenang dan terkontrol.

Memahami isi kritik

Sebelum kamu tidak terima dan emosi dengan ulasan buruk yang dilontarkan atasan atau rekan kerja, baiknya pahami dulu apa yang sebenernya mereka kritik tentang pekerjaanmu. Bisa jadi, hal tersebut adalah bahan evaluasi untuk memberbaiki diri. Seperti yang dikutip dari detik.com, Dr. Uta Bindl, seorang associate professor management di London School Economics mengingatkan bahwa kritik bukan tentang hal pribadi. Maka dengan pola pikir tersebut, seseorang yang menerima kritik dapat lebih terbuka dan menjadi partisipan aktif untuk memperbaiki diri di masa mendatang.

Menjelaskan perspektifmu

Kritik tidak harus selalu diterima mentah begitu saja. Setelah mencoba untuk mengerti apa isi kritik yang ditujukan ke kamu, membuka dialog dengan menjelaskan perspektifmu juga tidak ada salahnya lho. Di sini bukan berarti kamu akan menyerang balik atau bersikap defensif, melainkan menjelaskan sudut pandang apa yang kamu gunakan dalam melihat pekerjaan tersebut atau respon apa yang kamu berikan terhadap kritik tersebut.

Mengevaluasi diri

Kritik memang kerap kali menyakitkan. Meski demikian, akan selalu ada pelajaran yang bisa kamu ambil darinya. Jadikan kritik yang kamu terima sebagai bentuk evaluasi atas pekerjaan atau performa di tempat kerja, jangan menganggapnya sebagai sesuatu yang terlalu personal. Manfaatkan pengalaman tersebut sebagai motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan diri dan meningkatkan kesuksesan karier.

Berterimakasih

Jika kamu menganggap kritik sebagai sesuatu yang dapat membantumu meningkatkan karier, maka jangan lupa untuk berterima kasih atas feedback tersebut. Berterima kasih atas kritikan adalah sebuah sikap positif yang bisa menjadi nilai tambah tersendiri. Hal kecil seperti berterima kasih pada dasarnya memang harus dibiasakan, bahkan ketika berada dalam keadaan sulit sekalipun.

Kritik memang tidak selalu menyenangkan untuk didengar. Meski demikian, hal tersebut adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari di tempat kerja. Carilah sisi baik dari setiap hal, termasuk ketika menerima kritik ya, Jobhuners!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *