Pasang Loker

Apa Saja Faktor Utama Kepuasan Pekerja?

Seberapa puas kamu dengan pekerjaanmu saat ini, Jobhuners? Merasa senang dan nyaman dengan pekerjaan adalah hal penting yang perlu dimiliki pekerja agar produktivitas meningkat dan performa di tempat kerja jadi maksimal. Sebaliknya, karyawan yang tidak puas dengan pekerjaan mereka bisa menunjukkan kinerja yang buruk, bahkan hingga melakukan resign. Berbagai survei telah dilakukan untuk mengumpulkan data seberapa puas para pekerja terhadap pekerjaan dan tempat kerja mereka. Pada 2016, sebuah survei dilakukan oleh Society for Human Resource Management (SHRM) dan menemukan aspek penting yang bisa berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan. Dihargai oleh perusahaan menempati posisi teratas dengan presentase sebesar 67 persen, sedangkan di posisi kedua dan ketiga adalah terkait kompensasi dan gaji (63%) lalu imbalan lainnya (60%). Kemudian posisi keempat diisi oleh faktor keamanan kerja dengan presentase sebesar 58 persen.

Laporan lain, yakni dalam laporan “Survei Gaji 2018” yang dirilis oleh Robert Walters menunjukkan ada empat faktor utama kepuasan para pekerja Indonesia terkait pekerjaan yang mereka jalani. Dikutip dari kompas.com, empat faktor tersebut adalah remunerasi (terkait sistem pemberian upah atau gaji), keseimbangan kehidupan kerja, umpan balik dan dorongan dari manajemen, serta pelatihan dan peluang. Hasil laporan ini juga menunjukkan bahwa profesional Indonesia memberikan skor 7 untuk kepuasan mereka terhadap gaji saat ini. Sedangkan 68 persen profesional mengharapkan kenaikan gaji lebih dari 10% pada 2019.

Mengukur kepuasan kerja bisa dilakukan melalui penilaian terhadap beberapa hal terkait pekerjaan dan perusahaan. Tidak ada patokan pasti karena akan bergantung pada aspek dan fokus survei itu sendiri. Bagi perusahaan, membuat karyawan merasa puas dengan pekerjaan dan tempat kerja mereka memang penting.

Beberapa cara yang bisa dilakukan juga bisa bermacam-macam seperti menciptakan lingkungan kerja yang positif, membuat waktu kerja efisien, adanya fleksibilitas dan kemudahan berkomunikasi, hingga memberikan  apresiasi. Sedangkan bagi kamu para pekerja, mulailah untuk mengetahui apa yang kurang dan membuatmu tidak puas. Dari situ, kamu bisa memberikan saran kepada perusahaan dan memperbaiki apa yang kurang dari dirimu sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp Hubungi kami