Bekerja Sesuai Passion, Apakah Itu Penting?

Richard Branson pernah berkata, “Karena 80 persen waktu hidupmu dihabiskan dengan bekerja, kamu seharusnya memilih pekerjaan yang merupakan passion-mu”. Ada banyak alasan mengapa seseorang memilih pekerjaan tertentu, salah satunya karena passion. Bekerja sesuai passion dinilai lebih menyenangkan karena seseorang bisa melakukan pekerjaan sesuai dengan yang mereka sukai. Jika bekerja sesuai passion, seseorang akan lebih santai dan tidak mudah stres. Pekerjaan juga jadi tidak terasa berat dan melelahkan sehingga hasilnya pun lebih maksimal. Tantangan dalam pekerjaan biasanya akan disambut suka cita dan menganggapnya sebagai bagian dari proses belajar. Bukan hanya perasaan bahagia dan energi positif yang didapatkan selama bekerja, peluang  dan prestasi pun akan lebih mudah diraih.

Meski demikian, bekerja sesuai passion ternyata tidak selalu bisa jadi pilihan utama banyak orang. Hal ini bukan hanya karena terbatasnya lapangan pekerjaan yang ada, melainkan juga karena kebutuhan tiap orang yang bisa sangat berbeda. Walaupun passion juga dipertimbangkan sebelum memilih pekerjaan, ada  juga orang-orang yang menempatkan opsi gaji atau lingkungan kantor yang nyaman sebagai prioritas utama mereka. Di satu sisi, bekerja sesuai passion memang hal yang baik, Karena bekerja tanpa sama sekali mempertimbangkan passion bisa memberatkanmu nantinya. Pekerjaan akan terasa membosankan dan akhirnya tidak betah atau ingin cepat-cepat resign. Sementara di sisi lain, bekerja hanya berdasarkan passion bisa jadi bukan pilihan yang tepat. Hal ini bergantung pada bagaimana kamu menerapkannya. Terlalu fokus mengejar passion dan menjadi pemilih dalam pekerjaan bisa jadi akan menutup banyak peluang dan mengarahkanmu untuk menjadi pengangguran dalam waktu yang lama.

Lalu, apakah ada alternatif lainnya?

Dikutip dari Bussiness Insider, sebuah studi telah dilakukan kepada 5000 karyawan dan manager yang menyebutkan bahwa ada opsi lainnya yang disebut matching. Beberapa orang bisa memilih untuk tidak sepenuhnya fokus pada passion mereka, tetapi mereka juga berhasil menghubungkan passion yang mereka miliki dengan tujuan yang jelas dalam pekerjaan. Jika passion adalah tentang do what you love, tujuan di sini berati bisa melakukan sesuatu yang berarti atau berkontribusi. Berdasarkan studi tersebut, seseorang yang bisa memadukan (match) passion dengan tujuan mereka memiliki kinerja lebih baik dalam pekerjaan professional mereka. Mereka unggul 18 poin lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak menggunakan passion ataupun tujuan. Menurut data penelitian tersebut, adanya paduan antara passion dan tujuan yang jelas dapat memunculkan energi lain, seperti motivasi yang kuat, kegembiraan, dan inspirasi. Temuan ini ternyata juga bisa diaplikasikan di berbagai jenis pekerjaan di berbagai industri pekerjaan.

Jadi, tentu bekerja dengan passion masih sangat relevan dan harus dipertimbangkan. Namun, sebaiknya jangan jadkan passion sebagai satu-satunya pertimbangan ketika memilih pekerjaan. Dan teruntuk kamu yang merasa tidak bergairah dengan pekerjaanmu sekarang, coba temukan lagi apa hal-hal yang bisa membuatmu kembali bergairah atau tujuan apa yang hendak kamu capai melalui pekerjaan yang kamu miliki sekarang. Padukan keduanya dan mulai mencintai apapun yang kamu sedang tekuni sekarang ya, Jobhuners!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp Hubungi kami