Pasang Loker

Cerita Nur Amalyna Yusrin Tentang Seluk Beluk Digital Marketing

Saat ini profesi Digital Marketer memang sedang banyak dibutuhkan oleh berbagai bisnis, mulai dari bisnis kecil hingga perusahaan besar. Nur Amalyna Yusrin, yang saat ini bekerja sebagai Digital Marketing Executive di Paragon Technology & Innovation, memiliki ketertarikan di dunia Digital Marketing sejak menjalankan bisnisnya. Ia mengaku tertarik karena digital marketing termasuk salah satu ilmu yang belum mature, sehingga hal ini menuntut Alyn harus belajar terus menerus karena perkembangannya yang begitu cepat. Berikut ini Jobhun telah merangkum hasil interview tentang profesi Digital Marketer dari pengalaman Alyn nih, Jobhuners.

1. Halo Alyn, bagaimana kabarnya? Sedang sibuk apa saja sekarang?

Hai Jobhun, Alhamdulillah baik-baik saja. Semoga kalian semua juga sehat selalu dan tetap bisa produktif walaupun pandemik COVID-19, ya. Seperti biasa, kalau sekarang aku sibuk ngajar digital marketing, management, dan berbisnis.

2. Sebagai seorang Digital Marketer, apa saja job desc dan tanggung jawab yang harus Alyn kerjakan?

Digital marketer itu sesungguhnya sebuah dunia pekerjaan yang luas, kalau kita breakdown akan ada tim yang bekerja di social media, design, front end, back end, dan media placement. Job description utama seorang digital marketer adalah untuk menyiapkan strategi digital untuk brand sesuai dengan komunikasi dan strategi dari produk/brand itu sendiri. Sesuai dengan marketing objective dan business objective-nya apa. Serta, menjaga agar setiap campaign yang layering tidak overlap sehingga hasilnya bisa maksimal. Penting juga ngelakuin testing AB untuk materi sehingga clear mana yang paling perform

3. Mengapa tertarik menjalani profesi ini? Apakah memang sesuai dengan background pendidikan atau ada alasan lain?

Dulu aku punya bisnis di bidang startup makanya tertarik di bidang ini, lalu lanjut S2 di Newcastle University, specifically mengambil jurus e-Marketing (e-Business). Semakin terbuka mata aku dengan berbagai kecanggihan teknologi di dunia marketing. Cita-cita aku, ingin jadi profesor atau expert di digital marketing, di mana masih sangat langka riset di e-marketing dan tokoh/expert-nya di Indonesia. Alhamdulillah, sekarang pekerjaan ini menjadi pekerjaan yang paling diminati karena kebutuhan digital-nya semakin tinggi oleh consumers. Tbh, memang passion aku mengajar, karena setelah terjun langsung di conventional dan digital marketing, aku menyadari bahwa ini sangatlah berbeda namun juga saling sinergis mendukung. Aku ingin sharing dan mengajarkan ke teman-teman betapa berbeda dan pentingnya digital marketing untuk di-treat secara serius.

4. Apa saja tantangan yang biasa ditemui seorang Digital Marketer?

Tantangannya adalah terkadang di internal, dimana kebutuhan brand dan kebutuhan digital marketing itu beda. Konsep digital marketing adalah relevan dan fokus. Di mana 1 creative, much better dikomunikasikan 1 message penting hingga consumers teredukasi. Namun, kebutuhan business objective terkadang berbeda dimana banyak yang harus di reach: sales, brand communication, brand share, etc. Di situlah peran digital marketers untuk menyeimbangkan ide dan mengimplementasikan seoptimal mungkin agar media objective bisa mendukung marketing objective dan juga mencapai business objectives-nya. Tantangan eksternalnya adalah kompetisi dengan brand lainnya, dimana kita harus lebih update dari mereka.

5. Lalu, bagaimana dengan keseruannya? 

Paling seru karena digital marketing ilmunya belum mature, jadi kita harus belajar terus menerus. Walaupun aku jadi mentor, aku pun masih harus terus belajar karena teknologi itu cepat sekali berkembangnya.

6. Menurut Alyn, bagaimana prospek karier di bidang Digital Marketing untuk teman-teman milenial?

Ini prospek yang bagus banget, di mana perang digital marketing akan sangat penting menggantikan peran conventional. Semakin bergesernya konsep mass marketing ke one to one marketing, serta fenomena omni channel, menyebabkan digital marketers dibutuhkan sekali.

7. Menurut Alyn, apa modal utama yang harus dimiliki jika ingin menjadi seorang Digital Marketer? Apa persiapan yang bisa dilakukan?

Di sini modal aku interpretasikan menjadi skill ya. Kalian kalau mau jadi digital marketers, harus memahami konsep digital marketing itu apa saja, serta metrics yang ada di digital marketing itu apa saja. Karena disinilah tolak ukur kesuksesan kalian. Kalian bisa mulai dari belajar dan coba-coba dengan modal kecil dulu. Jangan takut untuk mencoba membuat social media channel kalian sendiri dan belajar menggunakan dashboard-nya. Start from small things will harness your skills.

8. Apa pesan dari Alyn untuk Jobhuners yang ingin menggeluti bidang ini?

Kalian harus terus belajar, pertahankan soft skill resilient, continuous learning, and curious-nya. Update terus mengenai tren-tren yang ada di digital marketing untuk mengasah kompetisi kalian.

Jangan pernah berhenti belajar. Hal ini yang bisa kita petik dari pengalaman Alyn menjadi seorang Digital Marketer. Apakah kamu tertarik menjadi Digital Marketer juga? Kalau iya, kamu perlu membekali diri dengan beberapa skill yang dibutuhkan di bidang ini. Kamu bisa belajar tentang Digital Marketing di Jobhun Academy, lho. Melalui Jobhun Academy, kamu bisa belajar untuk mempersiapkan diri sebagai Digital Marketer. Mulai dari belajar teori, praktek, dan persiapan karier.

About Author

Nabila Aulia Putri
Public Relations & Creative Content Specialist

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp Hubungi kami