Pasang Loker

Divin Nahb: Menulis adalah Hobi yang Membuat Bahagia

Jobhuners, pernahkan kalian menonton film atau serial televisi dan penasaran bagaimana proses pembuatannya? Ternyata tidak hanya kalian, Divin Nahb pun juga awalnya tidak pernah ke lokasi shooting atau melihat apa yang dilakukan tim produksi sampai ia menjadi penulis skenario. Awalnya, yang ia tahu hanyalah ia suka menulis, dan menulis membuatnya bahagia. Ingin tahu bagaimana cerita Divin bisa menjadi seorang penulis skenario? Yuk kita simak!

Apa pekerjaan Divin sekarang?

Aku ibu rumah tangga yang menjalankan bisnis anti-aging dan perawatan harian di rumah dengan digital, pengajar online kelas skenario dan fiksi iklan, juga sesekali masih ikut nulis FTV.

Kapan Divin mulai merintis karier di bidang ini?

Tahun 2007 akhir

Apa pekerjaan yang dijalani saat ini sudah sesuai dengan background pendidikan Divin?

Background aku dari jurusan Bahasa dan Sastra Inggris. Apa yang kupelajari di kuliah sangat terpakai saat aku terjun ke dunia sastra, termasuk skenario. Untuk bahasa Inggrisnya sendiri, terpakai dalam keseharian dan membantu bisnis yang kujalani. Karena bisnisku, pusatnya di Utah, Amerika.

Apa yang membuat Divin tertarik untuk menekuni bidang ini?

Khusus untuk menulis, karena memang ini hobiku dari kecil. Dulu suka banget mengkhayal dan buat cerita. Setiap pelajaran bahasa Indonesia, Alhamdulillah lebih unggul dibanding teman kelas lainnya. Semakin dewasa, pasti ada pilihan genre tulisan. Dan di sinilah aku baru tahu, bahwa skenario bisa dijadikan karier yang mumpuni.

Sebelum terjun di bidang ini, apa Divin pernah mencoba bekerja di bidang lain?

Pernah. Waktu kuliah, aku sambil kerja di perusahaan retail bernama Makro yang sekarang berganti nama menjadi Lotte Mart. Pernah juga jadi guru bahasa Inggris tingkat SD meski hanya bertahan 1 semester.

Menurutmu, apa modal utama untuk menjalani pekerjaan ini?

Mau belajar dan bertanggung jawab. Ketika itu nggak kita lakukan, pekerjaan apapun nggak akan bisa klop. Percaya deh!

Sebelum akhirnya jadi sebuah naskah yang baik, bagaimana sih proses kreatif di balik itu?

Kita harus mencari ide, tuliskan dalam sinopsis, kemudian kirim ke PH (Production House). Namun ingat, kita juga harus kenal dengan script editor-nya dulu, ya. Kita tunggu sampai sinopsisnya di-acc. Kalau ada revisi, kerjakan dan tuliskan di plot, kirim lagi ke PH, kalau ada revisi ya revisi lagi di skenario. Andai di skenario masih ada revisi ya lakukan lagi, sampai akhirnya selesai dan jadi naskah.

Bagaimana sih kriteria naskah yang baik menurutmu?

Yang di dalamnya memberikan pesan baik, secara langsung atau nggak. Karena pesan baik itu nggak selalu dalam adegan baik, tapi bisa dengan adegan buruk yang bisa kita pelajari untuk nggak melakukan hal itu.

Apakah Divin pernah mengalami momen stuck saat berkarier? Bagaimana caramu mengatasinya?

Pernah. Saat program yang diajukan ke televisi belum di-acc atau bahkan ditolak. Solusi menghadapi ini, perbanyak teman agar bisa mendapatkan kesempatan di tempat lain.

Selain menjadi penulis skenario, apa kesibukan Divin lainnya?

Membangun team bisnis anti-aging dan perawatan harian dengan komunitas D’enterprising dan menjadi salah satu pengajar di kelas Scale Up komunitas WrC.

Apa suka duka bekerja di bidang ini?

Sukanya simple. Aku bahagia, kalau aku menulis. Aku merasa bisa punya dunia lain di dalam tulisanku sendiri. Bahagia yang lebih besar tentu aja saat honor turun. Hahaha. Dukanya, saat naskah jadi, eh tayangan bungkus atau saat naskah selesai shooting eh ditayanginnya 2 tahun kemudian. Hehehe.

Dalam menjalankan bidang ini, apa Divin punya role model tersendiri?

Untuk role model sih nggak ada. Cuma waktu aku mengerjakan skripsi, bahan naskah bedahanku adalah naskah skenario dari film Malcolm X. Dari sanalah, pikiranku mulai dibuka bahwa ada tulisan bernama skenario yang bisa dikerjakan seseorang dan dijadikan sebagai karier.

Apa hal yang paling berkesan selama Divin menekuni karier?

Aku nggak pernah tahu lokasi shooting dan apa yang mereka lakukan, sampai aku menekuni profesi sebagai penulis skenario.

Apa arti pekerjaan ini untuk Divin?

Salah satu hidup terbesarku.

Apa target jangka pendek dan panjang yang ingin Divin capai dalam karier?

Jangka pendeknya, tetap bisa menulis meski nggak ambil program kejar tayang. Jangka panjangnya, ingin punya team penulis dari kelas skenario yang kutangani sekarang.

Apakah ada saran dan tips untuk Jobhuners yang mungkin ingin terjun ke bidang yang sama sepertimu?

Mulai bergabung dengan komunitas menulis, akrabkan diri kalian di sana. Perhatikan member-nya pasti punya fokusan tulisan. Kalau ada penulis skenario, belajar dari dia. Mulai berteman dengan penulis skenario di media sosial, perhatikan apa yang mereka lakukan. Pasti terkadang suka ada yang menyerempet dengan kegiatan menulisnya. Cari tempat belajar skenario dan mulai beli buku skenario. Sekaligus jangan lupa untuk menonton semua program TV dan film setiap hari!!

Bagaimana, apakah kalian jadi tertarik untuk mengikuti jejak Divin menjadi penulis skenario? Menurut salah seorang sineas film Indonesia, Joko Anwar, Indonesia masih kekurangan penulis skenario yang bagus lho jadi peluangnya masih besar kalau kalian mau menjadi penulis skenario seperti Divin Nahb atau Joko Anwar. Semangat Jobhuners!

About Author

Highly interested in communication, media, and political studies

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp Tanya ke Jobhun