Film “Spotlight”: Berkisah Tentang Sekelompok Jurnalis yang Berjuang Memecahkan Sebuah Kasus

Jobhuners, apakah kamu termasuk salah satu orang yang memiliki impian menjadi seorang jurnalis? Seperti yang terlihat di masyarakat, jurnalis merupakan orang yang bekerja mencari sebuah informasi, kemudian diolah menjadi berita di media. Nah, bagi kamu yang memiliki keinginan kuat untuk menjadi seorang jurnalis, coba deh tonton film yang berjudul “Spotlight” ini.

Film ini bercerita tentang perusahaan media bernama “The Boston Globe”. yang didalamnya terdiri dari sebuah tim berisikan 4 orang jurnalis pada rubrik “Spotlight”. Tim ini berusaha untuk memecahkan sebuah kasus yang sempat tertunda atau bahkan diabaikan. Mereka mendapatkan mandat dari atasan untuk kembali membuka kasus ini, alasannya karena minat baca pada rubrik tersebut menurun sehingga memerlukan berita yang hangat dan mampu menarik pembaca.

Kasus ini berawal dari sebuah gereja, dimana pastur-pastur yang bertugas di dalam gereja tersebut melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak kecil. Sebanyak 90 pastur dari total 500 pastur di kota tersebut ternyata merupakan pelaku pelecehan seksual terhadap anak-anak. Namun sayangnya tidak ada hukum yang bisa menjerat perilaku pastur tersebut karena kebanyakan dari korban lebih memilih untuk diam dan tidak berani bersuara. Bahkan parahnya, bagi lingkungan, keluarga, serta teman-teman lebih menyuruh untuk tidak membuka suara. Para pelaku akhirnyaa semakin menjadi-jadi.

Tugas jurnalis pun akhirnya terasa semakin berat karena mereka harus mencari informasi sebenarnya mengenai para pastur yang diduga sebagai pelaku pelecahan tersebut. Mereka mencari bukti dari para korban agar berita yang dimuat di “Spotlight” benar-benar fakta, bukan hanya sekedar omong belaka.

Namun sayangnya, mereka harus menghadapi berbagai penolakan ketika mencari narasumber. Wajar saja karena banyak korban maupun saksi yang memilih untuk membisu. Tentu investigasi pun akhirnya semakin terhambat. Di akhir cerita, tim “Spotlight” akhirnya berhasil mengungkap kebenaran kasus tersebut dengan memberikan bukti-bukti yang nyata. Terungkapnya kasus ini membuat “Spotlight” mendapatkan banyak feedback yang baik dari para pembaca, terbukti dengan banyaknya jumlah telepon yang masuk. Mereka yang menelepon “Spotlight” ingin bercerita bahwa mereka juga pernah menjadi korban.

Melalui film ini, kita bisa melihat bahwa bekerja sebagai jurnalis tentu membutuhkan kemampuan serta ketangkasan yang tinggi dalam melakukan investigasi maupun saat menulis berita. Jurnalis tidak bisa sembarangan dalam membuat pernyataan, karena nantinya malah bisa menghasilkan berita yang rancu, atau bahkan bisa membingungkan pembaca. Walau berdurasi lama, kamu benar-benar bisa meraskaan feel menjadi jurnalis dalam film ini lho, Jobhuners.

About Author

Saya adalah seorang mahasiswi semester 5 di sebuah perguruan tinggi STIKOM Surabaya yang sedang mencoba untuk menjajaki karir sebagai Penulis Content dan Penulis Code Program.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp Hubungi kami