Pasang Loker

Mengenal Jobbymoons, Liburan di Antara Pekerjaan Lama dan Baru

Kalau kamu baru saja resign dari pekerjaan, ada baiknya sempatkan waktu sejenak untuk berlibur agar kamu lebih rileks dan fresh. Momen ini juga bisa kamu manfaatkan untuk mengeksplor diri sendiri dan bersiap untuk pekerjaan baru nantinya. Jika sebelumnya telah populer istilah bizcation, ternyata liburan semacam ini juga punya istilahnya sendiri lho, yakni Jobbymoons. Istilah unik ini pertama kali disebut dalam sebuah artikel yang diterbitkan The new York Times pada 2018 lalu. Berbeda dengan bizcation yang mengaburkan antara pekerjaan dan rekreasi, liburan di sela antara pekerjaan lama dan baru ini sepenuhnya nol-bisnis. Jobbymoons dapat dilakukan dengan tujuan refreshing sembari menyiapkan energi untuk pekerjaan baru. Kamu bisa coba move on dari pekerjaan lama melalui kegiatan-kegiatan menyenangkan selama masa liburan, hingga belajar mengembangkan diri supaya lebih siap dengan pekerjaan baru nantinya.

Berlibur dinilai sangat penting karena mampu meredakan stres dan meredam emosi negatif. Bahkan, rehat sejenak dengan berlibur dapat meningkatkan produktivitas seseorang. Sebuah studi dilakukan U.S. Travel Association di tahun 2013 menunjukkan bahwa pergi berlibur membuat seseorang lebih rajin dan produktif bekerja. Lebih dari 40 persen partisipan mengakui bahwa mereka lebih fokus setelah pulang berlibur, sementara tiga per empat partisipan mengatakan liburan dapat membangkitkan energi yang pada gilirannya membuat bekerja lebih baik.

Dikutip dari The New York Times, Joy Lin selaku pelatih karier di situs pekerjaan The Muse juga menyebut bahwa perjalanan atau liburan akan berdampak baik karena akan membantu seseorang lebih mengenal diri mereka. Meski demikian perjalanan semacam ini sebaiknya jangan sekadar dijadikan sebuah ‘pelarian’.

Beberapa orang memilih melakukan Jobbymoons dengan harapan benar-benar bisa istirahat dari segala hal terkait pekerjaan. Masa selama jobbymons kerap dimanfaatkan untuk mempersiapkan diri sebelum mencari pekerjaan baru. Sedangkan sebagian lainnya memilih untuk melakukan perencanaan matang terlebih dahulu sebelum melakukan perjalanan mereka. Misalnya, dengan memastikan bahwa mereka telah mendapatkan pekerjaan baru yang sesuai. Bayangan liburan mahal untuk jobbymoons bisa kamu pinggirkan sejenak, Jobhuners. Jobbymoons ternyata juga bisa dilakukan dengan cara-cara kreatif yang tidak selalu menguras dompet. Ketimbang pergi ke luar negeri, kamu bisa coba berlibur ke rumah teman di luar kota dan menghabiskan waktu menonton film favoritmu. Meski cara yang dilakukan bisa bermacam-macam, kesamaan tujuan dari melakukan jobbymoons adalah merehatkan diri sejenak dari segala hal terkait pekerjaan. Nah, apakah kamu tertarik melakukan jobbymoons, Jobhuners?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *