Pasang Loker

Ketahui Perbedaan Gaya Bekerja Antar Generasi

Setiap generasi memiliki ketrampilan dan skill masing-masing untuk menyelesaikan pekerjaan. Salah satu hal yang mempengaruhi hal ini ialah perkembangan teknologi. Seiring dengan perkembangan zaman, teknologi juga berkembang pesat dan semakin maju. Alhasil, gaya bekerja generasi yang lahir pada saat teknologi baru saja dirilis akan berbeda dengan generasi yang sejak lahir telah mengenal teknologi. Nah, supaya Jobhuners makin tahu, berikut ini merupakan infografik tentang gaya bekerja generasi x, generasi y, dan generasi z yang ditinjau dari beberapa aspek. Baca sampai habis ya!

v1

 

Xers

Yers

Zers

Orientasi Kerja Bekerja dengan keras, untuk hasil yang maksimal (Work-Life-Balance: istilah yang menggambarkan kerja gen X. Mereka bekerja berorientasi pada hasil dan produktivitas) Mengerjakan apapun yang dapat dilakukan sekarang Apapun dilakukan untuk mempercepat karir
Tujuan Bekerja Just a job, bekerja karena harus bekerja Bekerja untuk memenuhi gaya hidup I am bos for my self

(Menurut buku Gen Z @ Work yang di tulis Stillman & Stillman salah satu karakteristik gen Z adalah cenderung ingin menjadi bos untuk diri sendiri dan kurang suka menjadi karyawan)

Etos Kerja Menyukai pekerjaan yang struktural dan jelas Selalu mencari tantangan dalam bekerja (Riset indotelko.com menunjukkan bahwa gen Y tidak segan mencari peluang untuk mendapat gaji yang tinggi demi gaya hidup) Menuntut kesetaraan dalam bekerja
Cara berkomunikasi Menyukai komunikasi secara langsung Komunikasi melalui media, bertemu hanya jika sangat penting. Sangat mengandalkan media sosial

(Para ahli menilai pesatnya perkembangan teknologi membuat gen Z lebih menyukai berkomunikasi dan besosialisasi melalui gadget)

Ekspetasi Kerja Memperoleh status yang tinggi Bekerja sesuai gaya hidup (menurut Brendan Coughlin, Presiden of Consumer Lending Citizen memaparkan gen Y lebih mementingkan uangnya untuk pergi melihat konser, pergi ke café, dan travelling) Bekerja butuh apresiasi
Adapasi Terhadap teknologi Masih perlu penyesuaian Multitasking

Yulia Yasmina, Senior Director Management Cosulting Indonesia Lead Accenture, mengatakan bahwa mereka bisa bekerja dengan gadget mereka sendiri, dan menjaga keseimbangan kerja dengan kehidupan pribadi.

Always on
Motivasi Bekerja Bekerja untuk diri sendiri dan keluarga Merealisasikan gaya hidup Bekerja untuk menjadi sukses (Stillman menuturkan gen Z melakukan hobi dan pekerjaan secara bersamaan sebagai pendapatan tambahan)
Orientasi Setelah Bekerja Butuh kebebasan Butuh feedback

(Sangat menginginkan kritik dan saran. Reward terbaik adalah ketika pekerjaan yang diselesaikan dapat diterima)

Kurang suka diatur, apapun yang tidak sesuai akan ditinggalkan
Melihat Gaji Save, save, and save.

(Penelitian Pew Reseacrh Center menunjukan bahwa kemudahan mengambil kredit, kenaikan harga properti, serta permasalahan kesehatan membuat gen X kurang bisa menumpuk aset)

Spend, spend, and spend. Menginginkan gaji yang setara, sesuai passion dan tunjangan.


About Author

Building my startups, Jobhun. Also managing DILo Surabaya coworking space. I also leading my communities, Facebook Developer Circles Surabaya and Tech In Asia City Chapter Surabaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp Hubungi kami