Pasang Loker

Make It Happen: Belajar Mengatur Keuangan Keluarga bersama Prita Ghozie

Jobhuners, dalam menjalani hidup kamu pasti punya mimpi kan? Coba kamu ingat-ingat, seberapa banyak mimpimu yang memerlukan uang untuk bisa terwujud? Kalau banyak impianmu yang memerlukan uang, seperti punya rumah yang indah supaya seluruh keluargamu bisa berkumpul atau bisa tetap hidup nyaman meski sudah tidak bekerja, sepertinya buku ‘Make It Happen’ yang ditulis oleh Prita Ghozie, CEO dan Financial Planner ZAP Finance ini perlu kamu baca deh.

Dalam buku ini, Prita membagikan banyak pengetahuannya tentang manajemen keuangan, khususnya keuangan keluarga. Ibu dua orang anak ini banyak menggunakan pengalaman pribadinya untuk menjelaskan bagaimana idealnya manajemen keuangan di keluarga. Dengan begitu, kita sebagai pembaca bisa merasa lebih relate dan lebih mudah memahaminya.

Prita juga berangkat dari alasan yang jelas, mengapa kita harus melakukan perencanaan keuangan, yaitu agar dapat mewujudkan impian-impian kita. Memiliki gaji yang besar belum tentu bisa membuat kita mencapai impian, jika tidak dikelola dengan baik. Selain itu, Prita juga menunjukkan bagaimana sekarang, berhemat dari gaji saja tidak cukup untuk bisa membuat kita mewujudkan impian. Inflasi tahunan di Indonesia yang berada dalam kisaran 4% per tahun adalah bukti mengapa sekarang menabung saja tidak cukup karena akan digerus inflasi. Oleh karena itu, Prita mengenalkan kita kepada tiga kelompok uang, yaitu simpanan, tabungan, dan investasi.

Simpanan adalah menyisihkan dana untuk digunakan dalam waktu dekat, yaitu hitungan bulan. Tabungan ditujukan untuk keperluan tahunan, dari 1-5 tahun. Sementara investasi dilakukan dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan dan kenaikan modal di masa depan, dengan tujuan keuangan di atas 5 tahun. Nah, untuk konsep investasi yang belum begitu populer dibandingkan dengan simpanan atau tabungan ini, Prita memiliki konsep HAPSARI yaitu HAnya Perlu Selembar Aja sehaRI. Ini adalah mantra yang ia gunakan dalam menabung dan berinvestasi. Dengan begitu, tidak masalah berapa pun penghasilan kita, menurut Prita dengan konsep ini, semua orang bisa berinvestasi.

Dilengkapi dengan ilustrasi yang membantu memudahkan kita memahami, Prita menunjukkan bagaimana menabung seribu rupiah sehari bisa berdampak berbeda jika ditabung di tabungan atau diinvestasikan pada emas atau reksadana saham. Hal ini karena dalam waktu sepuluh tahun terakhir yaitu sejak tahun 2000 hingga 2010, indeks harga saham telah meningkat lebih dari 800% dan harga emas sekitar 400%, sedangkan bunga tabungan hanya mampu memberikan antara 5% hingga 10% per tahun.

Memang banyak sekali pertanyaan yang biasanya kita miliki jika berhubungan dengan investasi, terutama mengenai risiko keamanannya. Hal ini akhirnya menyebabkan kita kembali hanya menabung, untuk mewujudkan mimpi-mimpi finansial. Padahal menurut Prita, kita harus paham jika setiap mimpi finansial kita memiliki jangka waktu yang berbeda, sehingga kendaraan atau strategi yang digunakan pun harus berbeda. Dan mengenai risiko, sebenarnya risiko tidak sepenuhnya buruk dan tidak ada hal apapun di dunia ini, yang bebas risiko. Bahkan, tabungan dan deposito juga tetap ada risikonya. Jika kita hanya menaruh uang di deposito, risikonya kita tidak pernah benar-benar menghasilkan uang. Apalagi dengan adanya inflasi, jangan-jangan nilai uang kita malah menurun karena tingkat inflasi yang lebih tinggi daripada bunga deposito. Jadi karena semua hal tetap memiliki risiko, tinggal bagaimana kita memilih risiko mana yang akan kita ambil, dan meminimalisasinya.

Pengelolaan keuangan ala Prita juga tidak membuat kita harus terus berhemat tanpa boleh merasakan apa yang disebut Prita sebagai “mimpi-mimpi kecil yang cantik” seperti belanja, liburan, dan kuliner. Jangan sampai kita terlalu memikirkan masa depan, hingga lupa menghidupi masa sekarang. Jadi bagaimana Jobhuners, kamu sudah siap untuk mulai merencakan keuangan dan mewujudkan mimpi-mimpimu?

About Author

Highly interested in communication, media, and political studies

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp Hubungi kami