Pasang Loker

Mencicipi Asyiknya Kerja di Startup Melalui Jobhun Internship

Di zaman serba mudah seperti sekarang ini, sebenarnya tidak begitu sulit menemukan lowongan pekerjaan dibanding beberapa dekade yang lalu. Hanya dengan menggerakkan ujung jari, kita sudah bisa menemukan banyak lowongan pekerjaan melalui internet. Namun, mengapa masih banyak orang yang mengeluhkan susahnya dapat pekerjaan?

Rupanya, kalau ditelusuri lebih dalam, hal yang membuat masih banyak orang kesulitan mencari pekerjaan bukanlah karena kurang tersedianya lowongan kerja, melainkan adanya gap/jurang pemisah antara kemampuan yang didapatkan dari pendidikan akademik dengan kemampuan yang diperlukan oleh user atau orang yang menggunakan jasa pekerja. Karena biasanya, perkembangan di dunia kerja lebih dinamis daripada kurikulum pendidikan. Lalu bagaimana cara mengatasinya? Sebagai pencari kerja, kita bisa menipiskan jarak yang ada itu dengan mengikuti magang atau internship. Dengan magang, kita bisa belajar untuk mengaplikasikan ilmu yang kita dapat di sekolah atau kuliah di bidang yang kita geluti, secara langsung.

Sebagai sebuah platform pengembangan karier untuk milenial, Jobhun tentu tidak mau ketinggalan dalam hal internship ini. Jobhun menyadari betapa pentingnya melakukan magang bagi calon pekerja. Untuk itu, Jobhun sudah beberapa kali mengadakan Jobhun Internship. Sampai bulan Februari 2019 kemarin, Jobhun sudah memiliki 5 batch intern.

Pada Jobhun Internship Batch 5 yang diadakan selama tiga bulan terhitung sejak November 2018 hingga Februari 2019 kemarin, ada sembilan orang anak magang/intern yang dibagi dalam lima divisi. Divisi tersebut antara lain content writer, public relations, videographer, web developer, dan business development. Para anak intern ini benar-benar diajak untuk mencicipi asyiknya kerja di startup digital seperti Jobhun dengan melakukan pekerjaan yang memang biasanya dikerjakan oleh Tim Jobhun. Mereka dibebaskan untuk berkreasi dalam jobdesc-nya masing-masing dengan didampingi oleh satu orang supervisor dari Tim Jobhun di masing-masing divisi.

Selama masa magang, selain melakukan tugas sesuai divisinya, para intern juga bisa belajar banyak melalui sejumlah mentoring yang mengundang orang-orang yang memang sudah ahli di bidangnya. Misalnya mentoring langsung dengan Febinska, creative director Captivate Indonesia ketika belajar tentang bagaimana cara membuat event atau bagaimana membuat konten yang menarik dengan Joe Adimara, content creator dan creative director @exploreindonesia. Selain bisa digunakan untuk menunjang kegiatan mereka selama magang, mentoring ini juga diharapkan bisa bermanfaat untuk menambah kemampuan para intern sebelum nantinya memasuki dunia kerja.

Foto bersama Joe Adimara, content creator dan creative director @exploreindonesia
Foto bersama Febinska, creative director Captivate Indonesia

Meskipun sudah dibagi ke lima divisi, para intern juga bisa memelajari hal lain, di luar divisinya. Seperti yang dilakukan oleh Abdillah Jabbar yang magang di divisi Public Relations. Menurut Jeje −sapaan Abdillah Jabbar− ia sudah tertarik dari awal untuk magang di Jobhun karena menurutnya startup sedang sangat berkembang di pertengahan tahun 2018, tetapi ternyata apa yang ia dapatkan, jauh melebihi bayangannya. “Bukan cuma fun dan enjoy, tapi ilmu yang didapat nggak cuma stuck di satu hal, tapi aku bisa belajar banyak hal seperti PR, content, design, buat event dan banyak lagi” ujar Jeje.

Selain itu, magang ini juga dirasa para intern benar-benar dapat membantunya meningkatkan kemampuan sebelum memasuki dunia kerja, sesuai dengan apa yang diharapkan Jobhun. Hal ini seperti apa yang dirasakan oleh Ririn, intern di divisi content writer. “Ilmunya banyak, karena aku bisa dikasih kesempatan menyalurkan passion nulisku ke beda-beda gaya artikel. Pengalaman nambah, dan aku pun dapet bekal portfolio buat cari kerja” ucap Ririn.

Nah, bagaimana Jobhuners menurutmu? Apakah kamu jadi tertarik untuk mengikuti magang setelah ini? Semoga kamu bisa memiliki kesempatan untuk mengikuti magang di apapun bidang yang kamu geluti ya karena di zaman dengan persaingan ketat seperti sekarang ini, magang memang sepenting itu. Semangat!

About Author

Highly interested in communication, media, and political studies

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp Tanya ke Jobhun