Pasang Loker

Kiat Milenial Menghadapi Revolusi Industri 4.0

Revolusi Industri 4.0 sedang jadi topik hangat dan menarik untuk dibicarakan nih. Apa yang kamu ketahui tentang era ini, Jobhuners? Revolusi Industri muncul karena perkembangan dan kemajuan teknologi, serta sinkronisasi atau gabungan teknologi. Beberapa di antaranya ditandai dengan hadirnya inovasi seperti superkomputer, artificial intelligence (AI), kendaraan otomatis, dan masih banyak lagi. Di Indonesia sendiri, perkembangan industri teknologi memang terbilang sangat pesat selama lima tahun terakhir. Sejumlah perusahaan rintisan atau startup teknologi berhasil melesat dan berkembang tidak hanya dari segi pangsa pasar, akan tetapi juga valuasi.

Hadirnya revolusi industri gelombang keempat ini tentu memiliki dampak positif maupun negatif. Di satu sisi berkembangnya teknologi canggih ini menguntungkan karena dinilai efektif dan efisien untuk membantu kehidupan manusia, sedang sisi lainnya menunjukan bahwa hadirnya kecanggihan teknologi berarti juga akan mengakibatkan hilangnya beberapa jenis profesi yang kita kenal selama ini. McKinsey Global Institute dalam penelitiannya menyebutkan bahwa 30 persen tugas dari dua pertiga jenis pekerjaan akan dapat digantikan oleh teknologi seperti robot atau kecerdasan buatan. Pada 2030 McKinsey memperkirakan 3-14 persen profesi akan hilang sebagai akibat dari otomatisasi. Sementara itu 75 hingga 375 juta tenaga kerja di dunia harus berganti bidang mata pencaharian. Dampak Revolusi Industri 4.0 ini pernah dibahas sebelumnya dalam Forum Internasional tahunan yang bertemakan “Mastering the Fourth Industrial Revolution” pada 2016 lalu. Hasil forum tersebut menyebutkan bahwa Revolusi Industri 4.0 ini akan menyebabkan disrupsi atau gangguan bukan hanya di bidang bisnis, melainkan juga pada pasar dari tenaga kerja.

Meski demikian, Revolusi Industri 4.0 tidak sepenuhnya buruk. Mengetahui kekhawatiran masyarakat, Kementrian Tenaga Kerja (Kemenaker) berharap publik tidak perlu khawatir terkait hilangnya beberapa profesi atau jenis pekerjaan yang ada saat ini sebagai akibat dari Revolusi Industri 4.0. Realitanya, tergerusnya pekerjaan sudah ada sejak Revolusi 1.0 muncul. Namun, di saat yang bersamaan akan muncul pula profesi atau jenis pekerjaan baru, bahkan yang tidak kita duga sebelumnya. Mengikuti perkembangan tren dunia, bidang pekerjaan yang diprediksi menjadi arus utama ke depannya adalah sektor jasa. Pekerjaan yang dibutuhkan atau yang sulit digantikan nantinya adalah jenis pekerjaan yang membutuhkan kemampuan kompleks, yang penyelesaiannya sulit digantikan oleh robot atau mesin. Menghadapi era baru ini, perlu diketahui juga nih bahwa perubahan yang menjadi bawaan Revolusi Industri 4.0 menuntut skill atau kemampuan yang selaras dan mumpuni, di antaranya:

  • Complex Problem Solving
  • Critical Thinking
  • Creativity
  • People Management
  • Coordinating with Other
  • Emotion Intelligence
  • Judgment and Decision Making
  • Service Orientation
  • Negotiation
  • Cognitive Flexibility

Nah, apakah kamu sudah siap untuk menghadapi era baru ini, Jobhuners? Beradaptasi dengan perkembangan zaman sangat penting untuk diperhatikan. Cari tahu apa tantangan yang perlu dihadapi, lalu asah kemampuanmu untuk menaklukannya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp Tanya ke Jobhun