Pasang Loker

Rosiana Ayu: Beralih Profesi Hingga “Tidak Sengaja” Menjadi Marcomm

Merasa tidak memiliki passion di dunia marketing communication, nyatanya Rosiana Ayu kini bekerja sebagai Head of Marcomm di sebuah perusahaan developer properti. Ocil -begitu Rosiana biasa disapa- akhirnya menyadari bahwa ia memiliki keahlian di bidang ini. Padahal, awal keterlibatannya di dunia ini pun berawal dari ketidaksengajaan. Penasaran bagaimana kisahnya? Yuk kita simak bersama, Jobhuners!

Apa pekerjaan Ocil saat ini?

Sekarang jadi head of marcomm di Superblok Grand Sungkono Lagoon, salah satu proyek dari PT PP Properti Tbk.

Kapan Ocil mulai bekerja di sana?

Start awal banget di Juni 2014 sampai Januari 2016. Waktu itu masih jadi marcomm staff, lebih tepatnya as graphic designer. Terus sempet resign dan lanjut lagi dari Mei 2018 sampai saat ini dengan posisi head of marcomm.

Apa yang membuat Ocil tertarik untuk menekuni bidang ini?

Sebetulnya masuk ke bidang ini pun juga secara tidak sengaja. Bener-bener di luar dugaan dan di luar passion juga, tetapi ternyata seiring berjalannya waktu baru sadar bahwa yang bukan passion-ku pun aku bisa mengerjakannya dan banyak banget hal yang bisa dipelajari dari bidang ini. Karena aku bisa mengaplikasikan ilmu lebih dari sekadar ‘Desain Komunikasi Visual’ yang mana itu basic ilmu kuliahku dulu. Karena marcomm sangat luas sekali pekerjaannya, nggak hanya sekadar ‘marketing’ dan ‘komunikasi’, dimana ilmu-ilmu tersebut nggak aku dapet sama sekali saat kuliah.

Sebelum terjun di bidang ini, apa pekerjaan Ocil terdahulu?

Waktu awal Juni 2014 masuk sini itu, aku posisinya masih menjadi mahasiswi di DKV ITS. Jadi kuliah sambil full time kerja gitu selama hampir 2 tahun. Setelah resign di 2016 (after graduation), aku masuk di Brandworks, salah satu agency design di Surabaya Barat selama 2 tahun juga. Mulai Mei 2016 sampai Mei 2017 as graphic designer, dan next year-nya di Mei 2017 sampai Mei 2018, naik posisi jadi art director di Brandworks.

Menurut Ocil, apa sih modal utama untuk menjalani pekerjaan ini?

Tahan banting! Harus mau belajar banyak bidang bahkan yang di luar ranah kita, kemudian peka terhadap tren. Karena marcomm untuk developer properti harus tau banget tentang dunia properti. Kemudian harus paham marketing, promosi dari digital maupun offline, dan peka dengan tren branding. Nggak cuma itu aja, tapi juga harus bisa menjadi event organizer, public relation yang baik, berwawasan luas mengenai media, hospitality, pajak, ekonomi, tren arsitektur, interior, target research, hingga detail-detail lainnya. Banyak banget dan luas banget pekerjaannya.

Sebagai Head of Marcomm PT PP Properti, apa saja yang Ocil kerjakan?

Seperti yang aku jelaskan di pertanyaan sebelumnya, segala hal di atas kita lakukan di divisi marcomm. Marcomm harus memastikan segi pemasaran dan branding image bagaimana sebuah produk harus berjalan searah dan teroganisir dengan sangat baik. Tujuan akhirnya, produk ini berhasil dengan penjualan yang laku keras, kemudian  branding produk juga dikenal dan diminati oleh masyarat dengan baik sesuai positioning image produk kita. Kalau bahasa awamnya, marcomm itu tukang promosi atau divisi kreatifnya.

Sumber foto: instagram.com/lusi_usagi

Selain aktif bekerja di PT PP Properti, apa kesibukan Ocil lainnya?

Karena menjadi head of marcomm, aku sudah jarang mendesain (karena hanya men’direct’ dan supervisi). Sekarang masih aktif freelance as graphic designer. Mostly, bikin wedding invitation hehe.

Apa suka duka bekerja di bidang ini?

Sukanya adalah banyak ilmu yang super banyak yang bisa aku terima. Dari belajar otodidak, belajar dari ahlinya, hingga belajar sabar hehehe. Karena sekarang aku sadar bahwa ‘dunia desain’ yang aku pelajari di kuliah itu hanya bagian 1/50 dari dunia pekerjaanku sekarang. Jadi tanpa 49 hal penting lainnya, desain itu nggak akan hidup atau berhasil tanpa communication planning dan STP (segment, target, positioning) yang jelas. Selain itu juga bisa kenalan sama banyak orang dari dunia per-vendor-an, bank, produksi, orang-orang penting, dan masih banyak lainnya. Dukanya, harus super tahan banting sih karena nggak ada waktu buat sakit selama di sini. Sekali sakit, tugas menumpuk dan pulang malam sudah biasa haha.

Dalam menjalankan bidang ini, apa Ocil punya role model tersendiri?

Waktu jadi marcomm staff, jujur masih cuek-cuek aja dengan pekerjaan ini, karena waktu itu hanya fokus di desain dan event saja. Namun, saat ini udah jadi head of marcomm, baru sadar banyak banget yang harus dipelajari, ya. Harus buka wawasan luas gitu. Untuk saat ini Bapak Hermawan Kartajaya dan tim marketeer-nya yang sering jadi latar belajarku. Karena tim marketeers sangat peka dengan tren-tren marketing komunikasi saat ini.

Apakah hal yang paling berkesan selama Ocil menekuni karier?

Untuk saat ini tiap pekerjaan berkesan sih ya, karena baru belajar banget dan challenging banget buat tanggung jawab membawa nama Grand Sungkono Lagoon dengan baik di mata masyarakat dan korporat. Selain itu, karier ini berkesan banget ibaratnya aku ini berjodoh banget sama Grand Sungkono Lagoon. Masuk awal ke sini dulu bukan karena aku yang apply, tapi malah senior yang nge-apply-in. Terus resign dan masuk lagi karena dipanggil pimpinan dan manager buat bantu balik ke GSL. Ibaratnya tuh gemas tapi jodoh. Dan apa yang kamu tidak passion-kan bisa jadi itu malah jadi keahlian hehehe.

Apa target jangka pendek dan panjang yang ingin Ocil capai dalam karier?

Aku mau 4 orang yang ada dalam timku harus bisa naik juga jadi head marcomm. Karena mereka juga turut serta berkontribusi banget dalam keberhasilan divisi marcomm di GSL. Kalau aku dipercaya manajemen bisa, mereka juga harus bisa!

Apakah saran dan tips untuk Jobhuners yang mungkin ingin terjun ke bidang yang sama seperti Ocil?

Kalau bahasa Jawanya sih harus tatak ya. Harus bisa kerja cepat dalam praktik maupun mengambil keputusan dalam pekerjaan ini. Nekat dan tekad. Karena yang dikerjakan dan di-planning kelihatan gampang, tapi kalau dijalani cukup complicated. Jadi kalau sluman-slumun slamet ya ide-idenya bakal keduluan kompetitor! Dan buat masuk bidang marcomm, aku rasa semua jurusan bisa menekuni profesi ini kok, asal harus peka terhadap tren, target market, bahkan kompetitor. Mau lulusan komunikasi, hospitality, grafik desain, marketing, manajemen, bahkan teknik juga pasti bisa kok asal nekat dan tekad tadi.

Cerita Ocil di atas menarik sekali ya, Jobhuners. Ia menunjukkan kepada kita bahwa ada banyak sekali variabel yang bisa membawa kita pada kesuksesan. Namun, nekat dan tekad, seperti kata Ocil, juga sangat penting. Dengannya, kita bisa bertahan dalam proses menuju kesuksesan. Karena kesuksesan kan bukan cuma satu titik yang harus dicapai, tapi juga perjalanan yang bisa kita ambil pelajaran darinya. Kalau menurutmu, bagaimana kisah Ocil di atas?

About Author

Highly interested in communication, media, and political studies

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp Tanya ke Jobhun