Cerita Syifa Rizqiyah Dalam Menjalani Dua Profesi Sekaligus dalam Berkarier

Cerita Syifa Rizqiyah Salam Menjalani Dua Profesi Sekaligus

Jobhuners, apakah selama ini kamu sering merasa bingung ingin menjalani profesi yang mana? Pernah nggak berpikir untuk menjalani dua profesi yang kamu suka sekaligus? Seperti Syifa Rizqiyah, yang saat ini bekerja sebagai Creative Producer di Sorabel sekaligus menjadi Voice Actress untuk beberapa freelance project. Menarik kan? Tapi hal ini tentu membutuhkan perjuangan yang ekstra. Bagaimana cara Syifa mengatur antara kedua pekerjaan ini? Simak cerita karier dari Syifa Rizqiyah yuk!

1. Apa kabar, Syifa? Bagaimana kesibukan Syifa selama work from home ini?

Halo, Alhamdulillah hingga saat menjawab pertanyaan ini aku dan keluarga masih diberi kesehatan. Selama work from home, aku merasa justru semakin produktif. Karena hal-hal yang biasanya nggak ter-handle saat bekerja di kantor sekarang jadi bisa turut dikerjakan. Seperti mengerjakan pekerjaan rumah, beberapa freelance project yang sedang ditekuni suami dari rumah, hingga dubbing di beberapa studio sulih suara.

2. Cerita dong, tentang profesi Voice Actress yang Syifa tekuni! Seperti apa pekerjaan yang harus dilakukan?

Sebagai seorang Voice Actress, banyak banget yang aku lakukan. Mulai dari mengisi suara untuk film luar negeri, film-film animasi, serial anime, dokumenter, tv commercial, digital ads, hingga audio manual-book.

3. Bagaimana dengan posisi Syifa sebagai Creative Producer? Apa saja tugas yang harus dikerjakan?

Sebagai Creative Producer aku bertugas memimpin jalannya produksi video kreatif untuk keperluan marketing. Mulai dari perencanaan dan pengelolaan budgeting; menentukan timeline produksi; menciptakan ide hingga menjadi naskah siap produksi; menyiapkan segala kebutuhan kreatif, berkoordinasi dengan videographer, editor, dan graphic designer untuk menghasilkan produk audio visual yang efektif dan efisien. Selain itu, aku juga berhubungan dengan pihak eksternal untuk kebutuhan sewa alat, mencari talent tambahan, serta menyediakan transportasi dan akomodasi untuk keperluan shooting.

4. Apa yang membuat Syifa tertarik menjalani dua profesi yang berbeda?

Aku termasuk orang yang beranggapan mumpung masih muda dan masih bisa produktif, aku harus menghasilkan karya sebanyak-banyaknya dan bekerja keras untuk menggapai semua yang aku cita-citakan. Karena semenjak SMK dan kuliah aku selalu mengambil jurusan Broadcasting, aku ingin ilmu yang aku dapatkan selama belajar di sana bermanfaat untuk karier aku. Dan aku bersyukur banget pekerjaan yang aku dapatkan sejak baru lulus kuliah hingga saat ini selalu di bidang pendidikan aku. Sementara untuk profesi yang satunya yaitu dubbing, aku menganggapnya sebagai hobi yang dibayar.

Dari kecil senang banget main boneka dan menirukan berbagai macam suara. Bisa dibilang saat itu bakat dubbingku sudah muncul, hanya saja belum ada yang menyadari hehe. Barulah saat kuliah kebetulan ada mata kuliah praktik produksi program radio dimana biasanya aku yang bertugas, entah menjadi talent untuk drama radio atau announcer, selain itu aku juga aktif di UKM radio kampus. Saat semester akhir, aku mulai sering mengerjakan freelance project bareng teman untuk membuat video explainer animasi, aku bagian pengisi suaranya. Setelah sekian lama, portfolio semakin terkumpul. Itu yang menjadi modal awalku hingga akhirnya menjadi Voice Actress hingga saat ini. Dan kalau ditanya apa yang membuat aku tertarik menjalani dua profesi yang berbeda, jawabannya adalah karena dua profesi tersebut merupakan hal yang sudah aku perjuangkan sejak dulu. Mumpung masih muda, menjalani dua profesi atau lebih sekaligus, why not?

5. Bagaimana cara Syifa menjaga keseimbangan antara dua pekerjaan yang Syifa jalani, juga dengan aktivitas sehari-hari lainnya?

Dalam kondisi normal (Sebelum adanya Pandemi Covid-19), antara senin sampai jumat jam 8 pagi sampai jam 5 sore aku benar-benar fokus untuk pekerjaan di kantor. Nah begitu pulang, malamnya aku mengerjakan pekerjaan freelance di rumah, kalau lagi ada dubbing project biasanya aku sampai menginap di studio. Weekend pun juga aku manfaatkan bersama pacar untuk mengerjakan freelance project bersama, hingga setelah menikah pun kami masih bekerjasama mengerjakan freelance project. Bersyukur banget bisa berkolaborasi dengan pasangan sehingga jalan kami untuk berkarya terasa lebih mudah. Sementara di masa pandemi ini, pekerjaan kantor dilakukan secara work from home sehingga lebih fleksibel untuk mengerjakan pekerjaan lainnya.

6. Menurut pengalaman Syifa, apa hal yang paling berkesan dari karier yang Syifa tekuni?

Selama berkarier di bidang yang aku tekuni, aku nggak cuma bekerja lalu menghasilkan uang saja. Tetapi lebih dari itu, begitu banyak ilmu-ilmu baru yang nggak aku dapatkan di sekolah maupun kampus, hanya bisa aku dapatkan dengan terjun langsung ke lapangan. Misalnya bernegosiasi dengan klien, melakukan manajemen waktu, mengatur keuangan, bahkan mengontrol emosi diri. Itu semua tentunya menambah value dalam diri aku.

7. Apa arti karier menurut Syifa?

Menurutku karier itu sebuah perjalanan tak berujung. Dimana aku yang start dari nol, lalu berjalan, dan selama melewati perjalanan tersebut harus selalu mengambil pelajaran sehingga menambah kualitas diri.

8. Apa tips atau saran dari Syifa untuk Jobhuners yang masih meniti karier?

Masa muda itu sangat berharga dan nggak bisa kita ulang. Jangan sampai kita menyesal karena telah menyia-nyiakannya hanya untuk hal-hal yang nggak bermanfaat. Lakukan apa yang kamu sukai, atau cobalah menyukai apa yang kamu lakukan. Karena dengan seperti itu, kita bisa lebih ikhlas menjalani apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab kita. Jadikan hidup kita lebih bermakna baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

Bagaimana, apakah kamu tertarik menjalani dua profesi sekaligus seperti yang dilakukan oleh Syifa? Seperti cerita Syifa, tentu kita harus pintar membagi banyak hal jika ingin kedua profesi yang dijalani berjalan lancar. Dibutuhkan beberapa skill untuk bisa menjalani kedua profesi sekaligus, seperti kemampuan multitasking, mengolah waktu dengan baik, hingga memahami skala prioritas. Selamat mengejar karier impianmu ya, Jobhuners!

About Author

Building my startups, Jobhun. Also managing DILo Surabaya coworking space. I also leading my communities, Facebook Developer Circles Surabaya and Tech In Asia City Chapter Surabaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp Hubungi kami