Pasang Loker

The Imitation Game: Penemuan yang Mempercepat Berakhirnya Perang Dunia II

“The Imitation Game: Penemuan yang Mempercepat Berakhirnya Perang Dunia II”

Pernahkah kamu berpikir, pekerjaan apa yang cocok untuk kamu lakukan saat perang dunia? Pada masa Perang Dunia II, banyak laki-laki muda yang dikirim ke medan perang. Namun sebenarnya hal ini bukan satu-satunya pilihan pekerjaan saat itu lho! Alan Turing, seorang profesor muda di awal usia 20-an, justru bekerja sebagai ahli matematika di Kerajaan Inggris. Siapa sangka, pekerjaan Alan membawa pengaruh pada berakhirnya Perang Dunia II. Bahkan, sampai sekarang kita masih menggunakan hasil dari pekerjaan yang ia lakukan pada tahun 1940-an.

Film “The Imitation Game” merupakan biografi dari sosok Alan Turing, penemu mesin cikal bakal komputer. Alan diberikan tugas rahasia oleh kerajaan Inggris untuk memecahkan kode enigma milik Nazi. Kode yang dibuat dalam mesin enigma ini hanya diketahui oleh Nazi dan berfungsi sebagai pesan bagi tentaranya. Awalnya, Alan bersama anggota tim lainnya melakukan cara manual untuk memecahkan kode dengan 159 triliun per hari. Pekerjaan ini hampir mustahil untuk dilakukan dalam waktu singkat. Setidaknya memerlukan waktu bertahun-tahun untuk memecahkan kode enigma Nazi, tapi mereka hanya memiliki waktu selama satu hari. Saat hari baru dimulai, kode yang harus dipecahkan kembali berbeda.

Alan Turing mengusulkan untuk membuat sebuah mesin yang dapat memecahkan kode enigma. Namun, ia membutuhkan biaya yang besar. Pemerintah Inggris nggak begitu saja mengabulkan permintaan Alan. Belum lagi, anggota timnya nggak memiliki kepercayaan kepada Alan yang lebih suka bekerja sendiri. 

Dalam film ini, penonton diajak untuk menyelami sejarah dan bagaimana penemuan Alan berpengaruh pada berakhirnya Perang Dunia II. Menurut sejarawan, mesin yang diciptakan Alan menyudahi masa Perang Dunia II selama 3 tahun lebih awal dan mencegah lebih banyak korban dari kejahatan Nazi. Selain itu, penonton juga disuguhi kisah hidup Alan yang menjadi berbeda sejak kecil. Ia sering mengalami bullying dan dianggap aneh. Melalui kegigihan Alan, ia berhasil membuktikan bahwa dirinya nggak sekedar bekerja saja, tapi karyanya juga memiliki banyak dampai baik bagi orang lain.

Melalui film “The Imitation Game”, kamu bisa melihat realitas sejarah pada saat perang dunia ke II tanpa menyaksikan adegan perang. Jangan lupa untuk menonton film ini sembari tetap di rumah aja sampai kondisi lebih membaik ya, Jobhuners!

About Author

Building my startups, Jobhun. Also managing DILo Surabaya coworking space. I also leading my communities, Facebook Developer Circles Surabaya and Tech In Asia City Chapter Surabaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp Hubungi kami