Pasang Loker

Tips Mendapatkan Pekerjaan Saat ‘New Normal’ yang Perlu Kamu Coba!

New normal sudah dimulai nih, Jobhuners! Banyak perusahaan yang mulai kembali pulih dan membuka lowongan kerja. Sudah siapkah para pencari kerja kembali beraksi untuk lebih aktif mencari pekerjaan? Meskipun sudah new normal, Jobhun nggak merekomendasikan kamu untuk mencari pekerjaan dengan mendatangi kantor secara langsung. Sebaiknya kamu mencari pekerjaan tetap dari rumah saja ya! Menjaga kesehatan juga penting agar proses pencarian kerja bisa lancar. Berikut ini merupakan tips yang bisa kamu lakukan untuk mulai mencari pekerjaan kembali!

1. Mengumpulkan pencapaian pekerjaan yang pernah dilakukan

Tips yang satu ini cocok buat kamu yang mengaku sebagai generalist. Mulailah dengan menuliskan data terkait pekerjaan di kantor sebelumnya, termasuk jabatan dan rentang waktu bekerja. Lalu, sertakan pula daftar pekerjaan, klien, hingga proyek yang pernah dikerjakan. Jangan lupa menuliskan deskripsi singkat dan padat terkaita penjelasan proyek tersebut. Data ini dapat kamu sertakan pada CV dengan cara memilahnya sesuai dengan jabatan yang sedang dicari oleh perusahaan. Saat melihat lowongan pekerjaan tertentu, kamu nggak perlu lagi kebingungan mengumpulkan data yang nggak relevan dengan portofolio sebelumnya.

2. Memperbarui profil LinkedIn

Jangan lupa untuk memperbarui profil LinkedIn juga. Banyak perusahaan mencari karyawan melalui platform yang satu ini. Kamu bisa menyorot beberapa pencapaian dan keahlian. Aktif membagikan pengetahuan lewat tulisan di LinkedIn juga dapat dicoba untuk membuat profilmu lebih dikenal.

3. Mempelajari pertanyaan dasar pada sesi wawancara 

Pemberitahuan waktu wawancara yang mendadak seringkali membuat pelamar kerja nggak siap. Apalagi, jika kamu mendapatkan panggilan wawancara kerja dari beberapa perusahaan dalam waktu yang berdekatan. Sebaiknya kamu mempersiapkan diri dengan mempelajari pertanyaan dasar yang sering diajukan pada sesi wawancara. Kamu juga harus mengatur prioritas dengan memilah perusahaan mana yang ingin kamu tuju. Jika waktunya berdekatan, sebaiknya utamakan untuk melakukan riset terhadap perusahaan yang kamu incar dan mengorbankan perusahaan lainnya. Memaksakan diri untuk dapat berhasil dalam dua sesi wawancara berpotensi membuat gugup dan memecah konsentrasi pada saat wawancara dilaksanakan.

4. Mencari koneksi baru di LinkedIn

Setelah memperbarui profil dengan data lengkap yang sudah kamu kumpulkan, langkah selanjutnya adalah mencari koneksi baru. Kamu bisa memulainya dengan menambahkan rekan kerja di kantor sebelumnya atau teman semasa kuliah. Setelah terhubung dengan mereka, mintalah rekomendasi sesuai dengan keahlian yang kamu miliki. Pastikan kamu meminta rekomendasi sesuai dengan pekerjaan yang relevan ya! Kamu juga bisa mencoba terhubung dengan koneksi di perusahaan yang ingin kamu tuju, khususnya HR dari perusahaan tersebut. Siapa tahu, profilmu dilirik atau setidaknya kamu mendapatkan informasi seputar pekerjaan terbaru dari perusahaan incaranmu!

5. Rajin mencari tahu pekerjaan baru lewat portal pencarian kerja

Kamu bisa memanfaatkan fitur langganan pada portal pencarian kerja. Sebelumnya, atur terlebih dahulu keahlian dan minat pekerjaan yang kamu butuhkan. Kamu tinggal mengecek email sesering mungkin untuk mendapatkan update pekerjaan terbaru dan melamar pekerjaan yang sesuai dengan keahlianmu. Memanfaatkan media sosial juga bisa dilakukan, lho! Kamu bisa mengecek profil Instagram Jobhun setiap harinya untuk mendapatkan update terbaru mengenai lowongan pekerjaan.

Intinya, jangan lelah untuk mencoba! Kuncinya hanya mencoba, memperbaiki kekurangan, dan mencoba lagi. Saat ini banyak orang yang sedang mengalami kesulitan yang sama. Ada beberapa Jobhuners yang berbagi cerita kalau sudah mencoba melamar ke ratusan perusahaan, tapi belum juga dapat panggilan kerja. Kamu bisa mengulang beberapa cara di atas sampai kamu berhasil. Semangat ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp Hubungi kami